Announcement

Collapse
No announcement yet.

Marak Sikap Intoleran di Medsos, Ini Respons Mendikbud

Collapse
X
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts

  • Marak Sikap Intoleran di Medsos, Ini Respons Mendikbud



    Belakangan terakhir marak sikap intoleran di media sosial. Sebagian dari masyarakat tak lagi melihat perbedaan agama, keyakinan dan cara pandang sebagai sesuatu yang indah namun justru sebaliknya. Padahal Indonesia terkenal dengan Bhineka Tunggal Ika yang artinya meski berbeda tetapi tetap satu. Lantas bagaimana agar para pelajar di Indonesia tak terjerumus pada sikap intoleran tersebut?
    Mendikbud Muhadjir Effendy mengatakan, pentingnya pendidikan karakter di sekolah dengan full day school. Makna full day school menurutnya bukan delapan jam berada di sekolah dengan terus belajar di kelas.
    "Jangan bayangkan delapan jam di kelas, nanti mereka bisa ke sanggar tari, mengaji, berkunjung ke museum yang masih tanggung jawab sekolah," tutur Muhadjir belum lama ini.
    Muhadjir mengatakan, setiap agama mengajarkan toleransi dalam beragama. Begitu juga di sekolah sudah ada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Namun harus diakui belajar PPKn saja tidak cukup.
    Selain itu, peran guru di sekolah juga penting untuk menangkis sikap intoleran. "Tugas inspektorat juga harus mencurigai guru-guru yang dicurigai mengajarkan intoleran," tegasnya.

    Source: Okezone Kampus


    //
    Buku Sekolah Digital atau BSD persembahan dari Mahoni.com untuk peningkatan kualitas pendidikan Indonesia. Tersedia dalam 3 platform; ios, android dan windows dan dapat didownload secara GRATIS melalui Smartphone dan PC Anda. Tersedia +2000 buku SD, SMP, SMA/SMK untuk pelajar dan pengajar. Info lebih lanjut www.bsd.pendidikan.id atau 021-5494049 atau email ke sales@mahoni.com
Working...
X