Announcement

Collapse
No announcement yet.

Pentingnya Ruang Publik Bagi Anak-Anak

Collapse
X
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts

  • Pentingnya Ruang Publik Bagi Anak-Anak



    Di daerah perkotaan seperti contohnya Jakarta, kebutuhan ruang publik sebagai tempat sosialisasi anak menjadi satu masalah yang penting di lingkungan perumahan dan permukiman. Saat ini, jumlah ruang terbuka di lingkungan perumahan dan pemukiman memang semakin sedikit. Hal ini disebabkan karena lahan yang ada lebih banyak dimanfaatkan untuk bangunan sekolah, hotel, mall atau fasilitas lain. Kondisi yang seperti ini membuat anak-anak terpaksa mau tidak mau harus memanfaatkan ruang lain untuk melakukan sosialisasi dengan teman-temannya. Contohnya seperti menggunakan tepi jalan atau gang untuk bermain bola, bermain layang-layang di tepi rel kereta api dan lain sebagainya. Hal ini tentu sangat riskan dan berbahaya karena bisa menyebabkan anak-anak tertabrak kendaraan atau kereta.
    Bagi anak-anak dari keluarga yang mampu secara finansial, mereka sedikit beruntung karena bisa menggunakan fasilitas ruang publik komersial milik swasta seperti kolam renang, mall, dan lain sebagainya. Ruang publik komersial ini tentu memungut biaya dari mereka yang ingin menggunakan fasilitasnya. Lalu, bagaimana dengan anak-anak dari keluarga yang kondisi finansialnya kurang begitu memadai? Hal ini lah yang menjadi masalah.
    Padahal, di sisi lain ruang publik memiliki sejumlah manfaat bagi tumbuh kembang anak-anak. Bahkan, ruang publik menjadi kebutuhan tersendiri bagi anak-anak utamanya yang sedang berada di usia bermain. Indikator perkembangan anak tak hanya dinilai semata-mata dari prestasi akademik yang ia dapatkan, melainkan juga dapat dilihat dari waktu yang digunakannya untuk berkumpul bersama keluarga, berinteraksi dengan teman sebaya, hingga bagaimana anak tersebut menikmati waktu luang untuk mengembangkan fungsi eksekutif dan keterampilannya. Bermain di ruang publik, menjadi sarana bagi anak-anak untuk mengembangkan diri secara optimal, baik dalam aspek motorik, sosial-emosional, kognitif, serta bahasa. Mereka dapat belajar mengenai kegigihan, kreativitas, organisasi, kontrol diri, ketekunan jiwa, keterampilan sosial, kemandirian, hingga menumbuhkan rasa percaya diri.
    Merespon betapa pentingnya ruang publik bagi anak-anak ini, Tanoto Foundation bersama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membangun sebuah ruang publik terpadu ramah anak atau biasa disebut RPTRA. RPTRA yang dibangun oleh Tanoto Foundation ini diberi nama RPTRA Akasia. Di RPTRA ini disediakan berbagai fasilitas untuk menunjang kegiatan bermain anak, mulai dari ruang serbaguna, taman bermain, perpustakaan, lapangan olahraga, taman dan kolam nutrisi, bahkan ampitheater.
    Meski perusahaan milik Sukanto Tanoto ini merupakan perusahaan swasta, namun Tanoto Foundation tidak memungut biaya apapun bagi masyarakat yang ingin menggunakan RPTRA ini. Hal ini merupakan sesuatu yang patut diapresiasi, bahkan gubernur DKI Jakarta saat itu yakni Basuki Tjahja Purnama yang akrab dipanggil Ahok mengatakan bahwa dukungan serta kerjasama dari pihak Tanoto ini sangat diperlukan untuk membangun lebih banyak lagi ruang publik bagi masyarakat Indonesia.

Working...
X