Announcement

Collapse
No announcement yet.

23 Buku yang Wajib Kamu Baca Versi Mark Zuckerberg

Collapse
X
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts

  • 23 Buku yang Wajib Kamu Baca Versi Mark Zuckerberg

    20160223-Senyum Semringah Mark Zuckerberg di Mobile World Congress 2016-Barcelona
    Senyum pendiri sekaligus CEO Facebook, Mark Zuckerberg saat akan memberikan sambutan pada ajang Mobile World Congress di Barcelona, Spanyol, Senin (22/2). (REUTERS/Albert Gea)
    Liputan6.com, Jakarta - CEO Facebook Mark Zuckerberg dikenal sebagai salah satu orang muda paling sukses di dunia. Bagaimana tidak, Facebook kini telah menjelma menjadi perusahaan dengan dua miliar pengguna aktif bulanan di seluruh dunia.

    Namun tahukah kamu, meski dianggap sebagai sosok yang sukses, Zuckerberg ternyata masih terus berkeinginan mempelajari hal baru. Salah satunya melalui resolusinya untuk membaca buku baru setiap dua minggu sekali.

    Buku yang dibacanya pun tak sekadar membahas soal teknologi atau manajemen perusahaan, tapi juga filsafat dan tren persoalan global saat ini. Pria yang baru saja menerima gelar honoris causa itu pun membagikan sejumlah judul buku yang harus dibaca.

    Lantas, apa saja daftar buku yang menurut Zuckerberg wajib untuk dibaca? Berikut adalah daftar 23 buku yang telah dibaca Zuckerberg seperti dikutip dari Business Insider, Senin (10/7/2017).

    1. The Muqaddimah oleh Ibnu Khaldun

    The Muqaddimah yang berarti pembukaan ditulis pada 1377 oleh seorang sejarawan muslim Ibnu Khaldun. Melalui bukunya yang dikenal revolusioner ini, Ibnu Khaldun dikenal sebagai salah satu bapak sosiologi dan historiografi modern.

    2. The New Jim Crow oleh Michelle Alexander

    Alexander merupakan profesor hukum di Universitas Ohio dan salah satu advokat hak asasi manusia. Dalam buku ini, ia membahas tentang budaya kekerasan yang terjadi pada warga kulit hitam di penjara dan perlakuan sebagai warga kelas dua selepas keluar.

    3. Why Nations Fail oleh Daron Acemoglu dan James A. Robinson

    Buku yang pertama kali dipublikasikan pada 2012 ini merupakan ikhtisar dari penelitian selama 15 tahun oleh kedua penulis. Melalui buku ini, penulis berpendapat pertumbuhan ekonomi tak selalu menunjukkan kesehatan sebuah negara untuk jangka panjang.

    4. The Rational Optimist oleh Matt Ridley

    Buku ini merupakan salah satu karya kontroversial Matt Ridley. Ia berpendapat konsep pasar merupakan sumber kemajuan manusia. Kemajuan itu dapat dipercepat dengan menjaga manusia sebebas mungkin.

    5. Portofolio of the Poor oleh Darryl Collins, Jonathan Morduch, Stuart Rutherford, dan Orlanda Ruthven

    Buku ini merupakan hasil penelitian kelima penulis selama 10 tahun di Bangladesh, India, dan Afrika Selatan. Buku ini mengungkapkan kemiskinan bukan berkembang di masyarakat dengan pendapatan kecil, melainkan saat tak ada akses finansial untuk menyimpan uang mereka.
    World Order oleh Henry Kissinger

    6. World Order oleh Henry Kissinger

    Kissinger, mantan Menteri Dalam Negeri Amerika Serikat, menganalisis cara berbagai bagian dunia memahami konsep kerjaan dan kekuasaan politik selama berabad-abad. Ia juga menganalisis cara ekonomi global modern mengarahkan hal tersebut.

    7. The Varieties of Religious Experience oleh William James

    Buku ini merupakan kumpulan kuliah tertulis dari James saat menjelajah kesadaran religiusitas manusia, termasuk cara manusia menggunakan agama sebagai sumber makna kehidupan yang membuatnya memiliki tujuan dan energi hidup.

    8. Creatitvity oleh Ed Catmull

    Buku ini menceritakan perkembangan Pixar hingga menjadi salah satu studio animasi terbaik saat ini. Melalui buku ini, Catmull juga berbagi saran manajemen dan wirausaha. Presiden Pixar Animation itu juga menyebut perusahaan tak seharusnya membatasi kreativitas karyawan.

    9. Sapiens oleh Yuval Noah Harari

    Pertama kali dipublikasikan pada 2014, buku ini merupakan tulisan dari sejarawan Universitas Yerusalem. Ia menggunakan buku ini untuk melacak perkembangan Homo Sapiens dari sosok pemburu menjadi sosok yang berdaya.

    10. The Structure of Scientific Revolutions oleh Thomas S. Kuhn

    Buku ini disebut-sebut buku yang paling banyak dikutip. Dalam buku ini, Kuhn memperkenalkan istilah yang dikenal sebagai perubahan paradigma. Maksudnya, paradigma ilmu baru dapat menggantikan paradigma ilmu lama.

    Berikut ini adalah daftar lengkap dari 23 buku yang direkomendasikan Zuckerberg:

    1. The Muqaddimah oleh Ibnu Khaldun

    2. The New Jim Crow oleh Michelle Alexander

    3. Why Nations Fail oleh Daron Acemoglu dan James A. Robinson

    4. The Rational Optimist oleh Matt Ridley

    5. Portofolio of the Poor oleh Darryl Collins, Jonathan Morduch, Stuart Rutherford, dan Orlanda Ruthven

    6. World Order oleh Henry Kissinger

    7. The Varieties of Religious Experience oleh William James

    8. Creatitvity oleh Ed Catmull

    9. Sapiens oleh Yuval Noah Harari

    10. The Structure of Scientific Revolutions oleh Thomas S. Kuhn

    11. Dealing with China oleh Henry M. Paulson Jr.

    12. The Beginning of Infinity oleh David Deutsch

    13. The Better Angels of Our Nature oleh Steven Pinker

    14. Genome oleh Matt Ridley

    15. The End of Power oleh Moisés Naím

    16. On Immunity oleh Eula Biss

    17. The Idea Factory oleh Jon Gertner

    18. The Three-Body Problem oleh Cixin Liu

    19. Gang Leader for a Day oleh Sudhir Venkatesh

    20. The Player of Games oleh Iain M. Banks

    21. Orwell’s Revenge oleh Peter Huber

    22. Energy: A Beginner’s Guide oleh Vaclav Smil

    23. Rational Ritual oleh Suk-Young Chwe.

    http://tekno.liputan6.com/

    //
    Media belajar SI KIPIN sebagai digital library. Menyediakn ribuan buku sekolah digital untuk K1-K12, paket try out, video belajar dan komik literasi untuk anak sekolah hingga ke seluruh pelosok indonesia.
    Info lanjut di www. kipin.id || info@pendidikan.id || pendidikan.id


Working...
X