Announcement

Collapse
No announcement yet.

Menjadi Generasi Muda Bangsa yang Berbudaya

Collapse
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts

  • Menjadi Generasi Muda Bangsa yang Berbudaya




    Indonesia merupakan negara maritim yang mana dikelilingi oleh berbagai macam pulau dengan kebudayaan yang beranekaragam, karena faktor keanekaragaman budaya serta keunikan dari masing – masing daerah tersebut Indonesia menjadi daya tarik bagi bangsa lain dibelahan dunia. Seiring perkembangan zaman dan teknologi yang kian pesat, generasi muda kita mulai terkikis dengan pergeseran kebudayaan dari luar (asing) dan sebagai generasi muda penerus bangsa tentu kita harus mencintai dan melestarikan kebudayaan bangsa yang merupakan identitas negara sampai hayat di kandung badan.
    Banyak upaya yang dilakukan generasi muda untuk mencintai dan melestarikan kebudayaan, salah satunya melalui kegiatan pertunjukan. Dalam hal ini, Fakultas Ilmu Komunikasi UPI Y.A.I mengadalan kegiatan akhir semester dalam bentuk suatu pertunjukan dimana setiap Mahasiswa/I menunjukkan identitas dari berbagai macam kebudayaan yang ada di Indonesia baik itu dengan berpakaian adat, menarikan dan menyanyikan lagu daerah ataupun memperkenalkan makanan khas setiap daerah tersebut.
    Kegiatan ini telah direalisasikan pada Kamis (11/1/2018) di Aula Gedung Fakultas Ilmu Komunikasi UPI Y.A.I. Kegiatan ini dilaksanakan dengan harapan dapat memupuk nilai-nilaikebudayaan serta dapat menanamkan rasa nasionalis dan cinta tanah air kepada generasi muda.
    Kegiatan ini dirancang dengan menekankan pada nilai komunikasi antar budaya, karena UPI Y.A.I, khususnya Fakultas Ilmu Komunikasi menyadari pentingnya menyadari keberagaman budaya yang ada yang membentuk identitas Indonesia.
    “Kita memang penekanannya ke interculture, karena kita menyadari dari sabang sampai merauke sangat berbeda dan beragam budaya. Keberadaan Indonesia ini karena berbagai etnis itu, sehingga ada yang namanya Indonesia, masuk dalam muatan kurikulum. Melalui kegiatan ini mereka (Mahasiswa/i) menyadari bahwa ternytaa kita memang bermacam2 nilai dan culture. Dan itu tidak hanya teori, karena teori sudah selesai dan implementasinya adalah bagaimana mereka bisa menyadari perbedaan-perbedaan yang ada itu,” ungkap Dra. Nur Idaman, M.Si selaku Kepala Program Studi Ilmu Komunikasi UPI Y.A.I.
    Kegiatan ini tidak hanya menampilkan ragam kebudayaan nasional, tapi juga internasional. Hal ini dilakukan sebagai bentuk menyadarkan kembali para mahasiswa akan pentingnya mengenal ragam budaya Indonesia dan menyadari perbedaan nilai dan kebiasaan dari tiap budaya. Tidak hanya budaya domestic, namun juga internasional.
    “Iya memang, kerana sekarang kita tidak hidup hanya di lingkup keindonesiaan, tapi dengan perkembangan teknologi, kita mengenal tidak ada lagi jarak dan sebagainya. Ke depannya, kita tidak harus mengatakan hanya Indonesia, tapi Negara yang lain ada di sekeliling kita, dan kita harus paham bagaimana kita berinteraksi dengan mereka yang berbeda culture dan berbeda Negara,” jelas Nur Idaman.

    Tribunnews

    //
    Media belajar SI KIPIN sebagai digital library. Menyediakan ribuan buku sekolah digital untuk K1-K12, paket try out, video belajar dan komik literasi untuk anak sekolah hingga ke seluruh pelosok indonesia.
    Info lanjut di www. kipin.id || [email protected] || pendidikan.id
Working...
X