Announcement

Collapse
No announcement yet.

Relawan Dorong Budaya Literasi di Kalangan Mahasiswa

Collapse
X
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts

  • Relawan Dorong Budaya Literasi di Kalangan Mahasiswa



    Para relawan penggerak literasi di Jawa Barat dan Harian "PR" melakukan road show ke beberapa kampus untuk mendorong budaya literasi di kalangan mahasiswa. Hal itu disebabkan budaya literasi termasuk di perguruan tinggi masih rendah karena mahasiswa sebatas fokus kuliah.

    Hal itu disampaikan pimpinan Pesantren Al Kasyaf, Giovani Van Rega, dalam gebyar budaya literasi di IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Jumat 4 Mei 2018. Gebyar literasi sejak Rabu 3 Mei 2018 diisi dengan seminar, workshop, penampilan seni, pameran hasil karya mahasiswa, dan pelatihan menulis oleh Sarnapi (wartawan "PR").

    "Dengan kemampuan yang masih terbatas khususnya pendanaan, para relawan literasi baik dari Pesantren Al Kasyaf, Taman Bacaan Masyarakat (TBM), maupun komunitas lainnya berjuang menggelorakan literasi di berbagai kalangan," kata Giovani.

    Khusus untuk perguruan tinggi, menurut Giovani, pihaknya mengadakan roadshow ke berbagai kampus di Jawa Barat maupun provinsi lainnya. "Kami sudah menggelar roadshow ke kampus di Bandung, Kabupaten Cianjur, Bekasi, Cirebon, dan kota-kota lainnya. Rencananya kami juga akan roadshow ke Sumatera Selatan dan lain-lain," ucapnya.

    Dia menambahkan, roadshow budaya literasi ini didanai dengan "rereongan" di antara para relawan tanpa adanya bantuan dari pemerintah. "Kami menyambut baik apabila pihak kampus juga membantu dalam penyediaan tempat, menggerakkan mahasiswa, maupun sekadar konsumsi maupun fasilitas lainnya," katanya dalam acara dihadiri Wakil Dekan Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah IAIN Syekh Nurjati, Fatimah.

    Budaya literasi di Indonesia, kata Giovani, masih rendah termasuk di kalangan mahasiswa. "Masyarakat masih terfokus kepada budaya melihat atau menonton belum kepada budaya membaca apalagi menulis. Untuk membeli buku saja belum ada anggaran khusus tiap bulannya yang disisihkan dari penghasilan," katanya.***

    source: Pikiran-Rakyat

    //

    KIPIN si Kios Pintar yang berisi buku sekolah digital untuk kelas 1-12. Tersedia juga video, tryout soal dan komik. Sebagai solusi pemerataan pendidikan di seluruh pelosok Indonesia. Akses offline tidak perlu jaringan internet. Info lanjut di www.kipin.id || info@pendidikan.id || www.pendidikan.id
Working...
X