{"id":2330,"date":"2017-08-16T01:53:24","date_gmt":"2017-08-16T01:53:24","guid":{"rendered":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/?p=2330"},"modified":"2018-09-05T05:06:48","modified_gmt":"2018-09-05T05:06:48","slug":"bangun-suasana-kondusif-dan-menyenangkan-dalam-pembelajaran-di-kelas-melalui-game","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/bangun-suasana-kondusif-dan-menyenangkan-dalam-pembelajaran-di-kelas-melalui-game\/","title":{"rendered":"Bangun Suasana Kondusif dan Menyenangkan dalam Pembelajaran di Kelas Melalui Game!"},"content":{"rendered":"<p>Bagi sebagian besar siswa, belajar adalah momok yang menakutkan. Siswa lebih senang bermain daripada belajar. Hal ini dipandang Atiko, Guru Bahasa Inggris SMPN 17 Surabaya, sebagai celah untuk mencuri perhatian anak-anak saat mengajar. Menurutnya, guru sebaiknya menyesuaikan diri dengan apa yang disukai siswa agar apa yang diajarkan dapat dicerna baik oleh siswa. Salah satunya yaitu menciptakan pembelajaran yang menyenangkan melalui game atau permainan.<\/p>\n<figure id=\"attachment_2331\" aria-describedby=\"caption-attachment-2331\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption alignleft\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-2331\" src=\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/Bu-Atiko-SMPN-17-300x225.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"225\" srcset=\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/Bu-Atiko-SMPN-17-300x225.jpg 300w, https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/Bu-Atiko-SMPN-17-768x576.jpg 768w, https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/Bu-Atiko-SMPN-17-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/Bu-Atiko-SMPN-17.jpg 1040w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2331\" class=\"wp-caption-text\">Atiko berfoto bersama tim pendidikan.id dan siswa-siswi Kelas 8 SMPN 17 Surabaya, Kamis (03\/08)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Atiko selalu mencoba membuat suasana kelasnya menjadi nyaman dan menyenangkan bagi para siswa. Bahkan, tak jarang ia mengadakan game atau permainan yang mengandung nilai-nilai pelajaran. Seperti pada Kamis (03\/08\/2017), Atiko menyelipkan BAAM! Game saat membawakan materi tentang past continous tense kepada siswa-siswi kelas delapan. \u201cCara ini sangat efektif untuk mendapatkan perhatian murid, agar mereka tidak malas, mengantuk, diam-diam bermain gadget atau mungkin mengobrol dengan teman. Dengan game, secara tidak sadar mereka sudah berhasil memutar otak untuk memikirkan jawaban dari soal-soal yang diberikan,\u201d jelas Atiko.<\/p>\n<p>Peraturan BAAM! Game yaitu para siswa dipersilahkan membentuk beberapa tim dengan jumlah siswa yang seimbang pada masing-masing tim. Atiko memberikan pilihan angka dari nomor 1 &#8211; 30, dan menyuruh tiap tim untuk bergantian memilih nomor secara acak. Setiap nomor yang ada menyimpan misteri, apakah pertanyaan materi atau tulisan BAAM!. Jika mendapatkan pertanyaan dan mampu menjawabnya dengan benar, maka siswa akan mengantongi skor uang senilai yang tercantum pada tulisan. Namun jika siswa mendapatkan tulisan BAAM!, berarti skor uang yang ada pada siswa hilang sepenuhnya atau bangkrut. Sebelum memulai permainan, masing-masing tim telah diberi skor uang sebesar $200. Pemenangnya adalah tim dengan pemegang skor uang terbanyak.<\/p>\n<p>Suasana kelas kian memanas ketika tiap tim berkali-kali harus memikirkan jawaban yang benar dari pertanyaan-pertanyaan misteri tersebut. \u201cApi semangat dan konsentrasi siswa dalam menjawab pertanyaan sangat terasa. Saya yakin sebagian besar mereka berhasil memahami bagaimana struktur kalimat past continous tense,\u201d ucap Atiko kepada tim <a href=\"https:\/\/pendidikan.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" data-saferedirecturl=\"https:\/\/www.google.com\/url?hl=en&amp;q=https:\/\/pendidikan.id&amp;source=gmail&amp;ust=1502932915751000&amp;usg=AFQjCNE62SUwsr7275VhzUZJx10YI9vSxw\">pendidikan.id<\/a>, yang hadir untuk mengambil video kegiatan kelas. Pendidikan.id bekerja sama dengan Atiko dalam pembuatan Video Pendidikan Indonesia (VIPI). Atiko menyediakan waktu mengajarnya untuk direkam, agar diolah menjadi VIPI oleh <a href=\"https:\/\/pendidikan.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" data-saferedirecturl=\"https:\/\/www.google.com\/url?hl=en&amp;q=https:\/\/pendidikan.id&amp;source=gmail&amp;ust=1502932915751000&amp;usg=AFQjCNE62SUwsr7275VhzUZJx10YI9vSxw\">pendidikan.id<\/a>.<\/p>\n<p>Menurut Atiko pembelajaran yang kondusif yaitu ketika para siswa dapat fokus mencerna materi, terlepas dari apa atau bagaimana media pembelajarannya. Pemutaran video, lagu, gambar, belajar di luar kelas hingga diadakan permainan merupakan contoh media pembelajaran yang cukup efektif. Bahkan, Atiko menganggap perlu bagi setiap guru untuk beberapa kali menggunakan media-media tersebut dalam kegiatan belajar-mengajar.<\/p>\n<p>Atiko juga berharap dapat menyalakan semangat belajar para siswa yang menonton VIPI. \u201cPesan yang mau saya sampaikan dari video ini nantinya, bahwa belajar di kelas tidak selamanya menakutkan dan membosankan kok,\u201d ucapnya. Atiko sendiri merupakan salah satu anggota IGI (Ikatan Guru Indonesia) wilayah Surabaya. Ia memutuskan untuk aktif berkontribusi dalam pembuatan VIPI, setelah tim <a href=\"https:\/\/pendidikan.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" data-saferedirecturl=\"https:\/\/www.google.com\/url?hl=en&amp;q=https:\/\/pendidikan.id&amp;source=gmail&amp;ust=1502932915751000&amp;usg=AFQjCNE62SUwsr7275VhzUZJx10YI9vSxw\">pendidikan.id<\/a> resmi bekerja sama dengan IGI Surabaya. (wr\/ed: Lia)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bagi sebagian besar siswa, belajar adalah momok yang menakutkan. Siswa lebih senang bermain daripada belajar. Hal ini dipandang Atiko, Guru Bahasa Inggris SMPN 17 Surabaya, sebagai celah untuk mencuri perhatian anak-anak saat mengajar. Menurutnya, guru sebaiknya menyesuaikan diri dengan apa yang disukai siswa agar apa yang diajarkan dapat dicerna baik oleh siswa. Salah satunya yaitu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2331,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8],"tags":[461,173,171,133,43,172,175,176,467,174,170,169,21,15],"class_list":{"0":"post-2330","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-kegiatan-sekolah","8":"tag-atm-pendidikan","9":"tag-baam-game","10":"tag-belajar-sambil-bermain","11":"tag-igi-surabaya","12":"tag-ikatan-guru-indonesia","13":"tag-kelas-kondusif","14":"tag-materi-bahasa-inggris","15":"tag-past-continous-tense","16":"tag-pendidikan-indonesia","17":"tag-permainan-di-dalam-kelas","18":"tag-smp-negeri-surabaya","19":"tag-smpn-17-surabaya","20":"tag-video-pembelajaran","21":"tag-video-pendidikan"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Bangun Suasana Kondusif dan Menyenangkan dalam Pembelajaran di Kelas Melalui Game! - Kumpulan Artikel Dan Berita Pendidikan Indonesia Berbasis Tehnologi Digital<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Bagi sebagian besar siswa, belajar adalah momok yang menakutkan. Siswa lebih senang bermain daripada belajar. Hal ini dipandang Atiko, Guru Bahasa Inggris\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/bangun-suasana-kondusif-dan-menyenangkan-dalam-pembelajaran-di-kelas-melalui-game\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bangun Suasana Kondusif dan Menyenangkan dalam Pembelajaran di Kelas Melalui Game! - Kumpulan Artikel Dan Berita Pendidikan Indonesia Berbasis Tehnologi Digital\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bagi sebagian besar siswa, belajar adalah momok yang menakutkan. Siswa lebih senang bermain daripada belajar. Hal ini dipandang Atiko, Guru Bahasa Inggris\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/bangun-suasana-kondusif-dan-menyenangkan-dalam-pembelajaran-di-kelas-melalui-game\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Kumpulan Artikel Dan Berita Pendidikan Indonesia Berbasis Tehnologi Digital\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/pages\/Pendidikanid\/1524456337833503\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-08-16T01:53:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2018-09-05T05:06:48+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/Bu-Atiko-SMPN-17.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1040\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"780\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"pendidikan.id\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@pendidikandotid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@pendidikandotid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"pendidikan.id\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/bangun-suasana-kondusif-dan-menyenangkan-dalam-pembelajaran-di-kelas-melalui-game\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/bangun-suasana-kondusif-dan-menyenangkan-dalam-pembelajaran-di-kelas-melalui-game\/\"},\"author\":{\"name\":\"pendidikan.id\",\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#\/schema\/person\/4da4887b99bf2baaf339106aaf793f81\"},\"headline\":\"Bangun Suasana Kondusif dan Menyenangkan dalam Pembelajaran di Kelas Melalui Game!\",\"datePublished\":\"2017-08-16T01:53:24+00:00\",\"dateModified\":\"2018-09-05T05:06:48+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/bangun-suasana-kondusif-dan-menyenangkan-dalam-pembelajaran-di-kelas-melalui-game\/\"},\"wordCount\":473,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/bangun-suasana-kondusif-dan-menyenangkan-dalam-pembelajaran-di-kelas-melalui-game\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/Bu-Atiko-SMPN-17.jpg\",\"keywords\":[\"ATM pendidikan\",\"baam! game\",\"belajar sambil bermain\",\"IGI Surabaya\",\"ikatan guru indonesia\",\"kelas kondusif\",\"materi bahasa inggris\",\"past continous tense\",\"pendidikan indonesia\",\"permainan di dalam kelas\",\"SMP Negeri Surabaya\",\"SMPN 17 Surabaya\",\"video pembelajaran\",\"video pendidikan\"],\"articleSection\":[\"Kegiatan Sekolah\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/bangun-suasana-kondusif-dan-menyenangkan-dalam-pembelajaran-di-kelas-melalui-game\/\",\"url\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/bangun-suasana-kondusif-dan-menyenangkan-dalam-pembelajaran-di-kelas-melalui-game\/\",\"name\":\"Bangun Suasana Kondusif dan Menyenangkan dalam Pembelajaran di Kelas Melalui Game! - Kumpulan Artikel Dan Berita Pendidikan Indonesia Berbasis Tehnologi Digital\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/bangun-suasana-kondusif-dan-menyenangkan-dalam-pembelajaran-di-kelas-melalui-game\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/bangun-suasana-kondusif-dan-menyenangkan-dalam-pembelajaran-di-kelas-melalui-game\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/Bu-Atiko-SMPN-17.jpg\",\"datePublished\":\"2017-08-16T01:53:24+00:00\",\"dateModified\":\"2018-09-05T05:06:48+00:00\",\"description\":\"Bagi sebagian besar siswa, belajar adalah momok yang menakutkan. Siswa lebih senang bermain daripada belajar. Hal ini dipandang Atiko, Guru Bahasa Inggris\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/bangun-suasana-kondusif-dan-menyenangkan-dalam-pembelajaran-di-kelas-melalui-game\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/bangun-suasana-kondusif-dan-menyenangkan-dalam-pembelajaran-di-kelas-melalui-game\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/bangun-suasana-kondusif-dan-menyenangkan-dalam-pembelajaran-di-kelas-melalui-game\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/Bu-Atiko-SMPN-17.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/Bu-Atiko-SMPN-17.jpg\",\"width\":1040,\"height\":780,\"caption\":\"Atiko berfoto bersama tim pendidikan.id dan siswa-siswi Kelas 8 SMPN 17 Surabaya, Kamis (03\/08)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/bangun-suasana-kondusif-dan-menyenangkan-dalam-pembelajaran-di-kelas-melalui-game\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Bangun Suasana Kondusif dan Menyenangkan dalam Pembelajaran di Kelas Melalui Game!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#website\",\"url\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/\",\"name\":\"Kumpulan Artikel Dan Berita Pendidikan Indonesia Berbasis Tehnologi Digital\",\"description\":\"Berita perkembangan pendidikan Indonesia dan teknologi digital\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#organization\",\"name\":\"Pendidikan.id\",\"url\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/PID-logobawah-color-500.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/PID-logobawah-color-500.png\",\"width\":500,\"height\":549,\"caption\":\"Pendidikan.id\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/pages\/Pendidikanid\/1524456337833503\",\"https:\/\/x.com\/pendidikandotid\",\"https:\/\/www.instagram.com\/pendidikandotid\",\"https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UC9x2I5HjtxyzAuxb1m3Jtfg\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#\/schema\/person\/4da4887b99bf2baaf339106aaf793f81\",\"name\":\"pendidikan.id\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51958564e59cddfce5cd5aa19c957a0dd025c4615e126c1244d92b382e72fbbf?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51958564e59cddfce5cd5aa19c957a0dd025c4615e126c1244d92b382e72fbbf?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"pendidikan.id\"},\"url\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/author\/pendidikan-id\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bangun Suasana Kondusif dan Menyenangkan dalam Pembelajaran di Kelas Melalui Game! - Kumpulan Artikel Dan Berita Pendidikan Indonesia Berbasis Tehnologi Digital","description":"Bagi sebagian besar siswa, belajar adalah momok yang menakutkan. Siswa lebih senang bermain daripada belajar. Hal ini dipandang Atiko, Guru Bahasa Inggris","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/bangun-suasana-kondusif-dan-menyenangkan-dalam-pembelajaran-di-kelas-melalui-game\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Bangun Suasana Kondusif dan Menyenangkan dalam Pembelajaran di Kelas Melalui Game! - Kumpulan Artikel Dan Berita Pendidikan Indonesia Berbasis Tehnologi Digital","og_description":"Bagi sebagian besar siswa, belajar adalah momok yang menakutkan. Siswa lebih senang bermain daripada belajar. Hal ini dipandang Atiko, Guru Bahasa Inggris","og_url":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/bangun-suasana-kondusif-dan-menyenangkan-dalam-pembelajaran-di-kelas-melalui-game\/","og_site_name":"Kumpulan Artikel Dan Berita Pendidikan Indonesia Berbasis Tehnologi Digital","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/pages\/Pendidikanid\/1524456337833503","article_published_time":"2017-08-16T01:53:24+00:00","article_modified_time":"2018-09-05T05:06:48+00:00","og_image":[{"width":1040,"height":780,"url":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/Bu-Atiko-SMPN-17.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"pendidikan.id","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@pendidikandotid","twitter_site":"@pendidikandotid","twitter_misc":{"Written by":"pendidikan.id","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/bangun-suasana-kondusif-dan-menyenangkan-dalam-pembelajaran-di-kelas-melalui-game\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/bangun-suasana-kondusif-dan-menyenangkan-dalam-pembelajaran-di-kelas-melalui-game\/"},"author":{"name":"pendidikan.id","@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#\/schema\/person\/4da4887b99bf2baaf339106aaf793f81"},"headline":"Bangun Suasana Kondusif dan Menyenangkan dalam Pembelajaran di Kelas Melalui Game!","datePublished":"2017-08-16T01:53:24+00:00","dateModified":"2018-09-05T05:06:48+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/bangun-suasana-kondusif-dan-menyenangkan-dalam-pembelajaran-di-kelas-melalui-game\/"},"wordCount":473,"publisher":{"@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/bangun-suasana-kondusif-dan-menyenangkan-dalam-pembelajaran-di-kelas-melalui-game\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/Bu-Atiko-SMPN-17.jpg","keywords":["ATM pendidikan","baam! game","belajar sambil bermain","IGI Surabaya","ikatan guru indonesia","kelas kondusif","materi bahasa inggris","past continous tense","pendidikan indonesia","permainan di dalam kelas","SMP Negeri Surabaya","SMPN 17 Surabaya","video pembelajaran","video pendidikan"],"articleSection":["Kegiatan Sekolah"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/bangun-suasana-kondusif-dan-menyenangkan-dalam-pembelajaran-di-kelas-melalui-game\/","url":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/bangun-suasana-kondusif-dan-menyenangkan-dalam-pembelajaran-di-kelas-melalui-game\/","name":"Bangun Suasana Kondusif dan Menyenangkan dalam Pembelajaran di Kelas Melalui Game! - Kumpulan Artikel Dan Berita Pendidikan Indonesia Berbasis Tehnologi Digital","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/bangun-suasana-kondusif-dan-menyenangkan-dalam-pembelajaran-di-kelas-melalui-game\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/bangun-suasana-kondusif-dan-menyenangkan-dalam-pembelajaran-di-kelas-melalui-game\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/Bu-Atiko-SMPN-17.jpg","datePublished":"2017-08-16T01:53:24+00:00","dateModified":"2018-09-05T05:06:48+00:00","description":"Bagi sebagian besar siswa, belajar adalah momok yang menakutkan. Siswa lebih senang bermain daripada belajar. Hal ini dipandang Atiko, Guru Bahasa Inggris","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/bangun-suasana-kondusif-dan-menyenangkan-dalam-pembelajaran-di-kelas-melalui-game\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/pendidikan.id\/news\/bangun-suasana-kondusif-dan-menyenangkan-dalam-pembelajaran-di-kelas-melalui-game\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/bangun-suasana-kondusif-dan-menyenangkan-dalam-pembelajaran-di-kelas-melalui-game\/#primaryimage","url":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/Bu-Atiko-SMPN-17.jpg","contentUrl":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/Bu-Atiko-SMPN-17.jpg","width":1040,"height":780,"caption":"Atiko berfoto bersama tim pendidikan.id dan siswa-siswi Kelas 8 SMPN 17 Surabaya, Kamis (03\/08)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/bangun-suasana-kondusif-dan-menyenangkan-dalam-pembelajaran-di-kelas-melalui-game\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bangun Suasana Kondusif dan Menyenangkan dalam Pembelajaran di Kelas Melalui Game!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#website","url":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/","name":"Kumpulan Artikel Dan Berita Pendidikan Indonesia Berbasis Tehnologi Digital","description":"Berita perkembangan pendidikan Indonesia dan teknologi digital","publisher":{"@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#organization","name":"Pendidikan.id","url":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/PID-logobawah-color-500.png","contentUrl":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/PID-logobawah-color-500.png","width":500,"height":549,"caption":"Pendidikan.id"},"image":{"@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/pages\/Pendidikanid\/1524456337833503","https:\/\/x.com\/pendidikandotid","https:\/\/www.instagram.com\/pendidikandotid","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UC9x2I5HjtxyzAuxb1m3Jtfg"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#\/schema\/person\/4da4887b99bf2baaf339106aaf793f81","name":"pendidikan.id","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51958564e59cddfce5cd5aa19c957a0dd025c4615e126c1244d92b382e72fbbf?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51958564e59cddfce5cd5aa19c957a0dd025c4615e126c1244d92b382e72fbbf?s=96&d=mm&r=g","caption":"pendidikan.id"},"url":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/author\/pendidikan-id\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2330","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2330"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2330\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2336,"href":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2330\/revisions\/2336"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2331"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2330"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2330"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2330"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}