{"id":2894,"date":"2018-07-09T05:57:43","date_gmt":"2018-07-09T05:57:43","guid":{"rendered":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/?p=2894"},"modified":"2018-09-05T04:57:40","modified_gmt":"2018-09-05T04:57:40","slug":"mahasiswa-ub-ciptakan-pengontrol-kualitas-air-tambak-udang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/mahasiswa-ub-ciptakan-pengontrol-kualitas-air-tambak-udang\/","title":{"rendered":"Mahasiswa UB Ciptakan Pengontrol Kualitas Air Tambak Udang"},"content":{"rendered":"<p>Budidaya Udang Vannamei mempunyai kendala yaitu kegagalan produksi akibat buruknya kualitas air selama pemeliharan, terutama pada tambak intensif. Kualitas air yang buruk mengakibatkan udang vannamei berpotensi terserang penyakit, salah satunya adalah penyakit berak putih (White Feces Disease). Penyakit Berak Putih pada udang vannamei menyebabkan nafsu makan menurun sehingga berdampak pada pertumbuhan yang lambat. Jika dibiarkan penyakit ini dapat berpotensi kematian pada budidaya udang vannamei.<\/p>\n<p>Berdasarkan permasalahan di atas, lima mahasiswa UB (Universitas Brawijaya Malang) yaitu Annurfitri Febrianti (FPIK 2016), Anis Miftachurrochmah (FPIK 2016), Ammar Waliyudin Jannah (FILKOM 2016), Yudi Muliawan (FILKOM 2016) dan Albin Adyaksa Sabil (FT 2014) membuat solusi MS IP PRO (Monitoring System With Integrated Parameter Program).<\/p>\n<figure id=\"attachment_2895\" aria-describedby=\"caption-attachment-2895\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption alignleft\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-2895\" src=\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/ms-ip-pro-300x226.png\" alt=\"MS IP PRO teknologi budidaya udang vannemei\" width=\"300\" height=\"226\" srcset=\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/ms-ip-pro-300x226.png 300w, https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/ms-ip-pro.png 658w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2895\" class=\"wp-caption-text\">MS IP PRO Karya mahasiswa Universitas Brawijaya Malang<\/figcaption><\/figure>\n<p>MS IP PRO merupakan teknologi budidaya udang berbasis IOT (Internet of Things) yang dapat membantu pembudidaya udang dalam memantau kualitas air kolam secara real time, dan dapat mengatur serta menganalisa data hasil pengukuran secara digital. Alat yang diterapkan pada tambak itu akan mengukur kualitas perairan kolam berdasarkan parameter suhu dan pH air.<\/p>\n<p>Pada pengukuran parameter suhu dan pH, alat ini akan memindai sensor suhu dan pH yang diletakkan di dalam air kolam. Data akan diterima oleh arduino yang akan memberikan perintah sesuai program yang telah diatur sebelumnya. Jika suhu yang diperoleh tidak dalam rentang suhu normal 28-30\u00b0C, maka kincir air akan menyala. Jika pH yang diperoleh tidak dalam rentang pH normal 7-8.5, maka pompa air akan menyala untuk memindahkan air dari kolam penampungan ke dalam kolam budidaya.<\/p>\n<p>Selama perintah dikerjakan, arduino tetap mengolah data dari masing-masing sensor guna menghentikan perintah jika data pengukuran sudah sesuai kembali. Data hasil pengukuran akan tersimpan dalam database yang dapat diakses melalui aplikasi smartphone android atau melalui website MS IP PRO. Aplikasi MS IP PRO memiliki berbagai fitur yang memudahkan petambak dalam mengontrol kualitas air, salah satunya yaitu fitur pemantauan.<\/p>\n<p>Teknologi ini mendapatkan pendanaan dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, karena telah lolos kualifikasi pendanaan pada program Kreativitas Mahasiswa bidang Penerapan Teknologi 2018. (ed: lia)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Budidaya Udang Vannamei mempunyai kendala yaitu kegagalan produksi akibat buruknya kualitas air selama pemeliharan, terutama pada tambak intensif. Kualitas air yang buruk mengakibatkan udang vannamei berpotensi terserang penyakit, salah satunya adalah penyakit berak putih (White Feces Disease). Penyakit Berak Putih pada udang vannamei menyebabkan nafsu makan menurun sehingga berdampak pada pertumbuhan yang lambat. Jika dibiarkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2896,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8],"tags":[461,903,902,913,900,901,908,909,906,911,467,912,907,910,905,904,914,899,898],"class_list":{"0":"post-2894","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-kegiatan-sekolah","8":"tag-atm-pendidikan","9":"tag-budidaya-udang-tambak","10":"tag-budidaya-udang-vannamei","11":"tag-hasil-penelitian-mahasiswa","12":"tag-mahasiswa-brawijaya-malang","13":"tag-mahasiswa-ub","14":"tag-mengukur-kualitas-air-kolam-tambak","15":"tag-mengukur-suhu-dan-ph-air-kolam-tambak","16":"tag-ms-ip-pro","17":"tag-pendanaan-kemeristekdikti-untuk-penelitian-mahasiswa","18":"tag-pendidikan-indonesia","19":"tag-penelitian-mahasiswa-indonesia","20":"tag-penyakit-berak-butih-pada-udang","21":"tag-program-kreativitas-mahasiswa-bidang-penerapan-teknologi-2018","22":"tag-teknologi-budidaya-udang-tambak","23":"tag-teknologi-budidaya-udang-vannamei","24":"tag-teknologi-pengontrol-kualitas-air-tambak-udang","25":"tag-ub-malang","26":"tag-universitas-brawijaya-malang"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mahasiswa UB Ciptakan Pengontrol Kualitas Air Tambak Udang - Kumpulan Artikel Dan Berita Pendidikan Indonesia Berbasis Tehnologi Digital<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Budidaya Udang Vannamei mempunyai kendala yaitu kegagalan produksi akibat buruknya kualitas air selama pemeliharan, terutama pada tambak intensif.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/mahasiswa-ub-ciptakan-pengontrol-kualitas-air-tambak-udang\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mahasiswa UB Ciptakan Pengontrol Kualitas Air Tambak Udang - Kumpulan Artikel Dan Berita Pendidikan Indonesia Berbasis Tehnologi Digital\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Budidaya Udang Vannamei mempunyai kendala yaitu kegagalan produksi akibat buruknya kualitas air selama pemeliharan, terutama pada tambak intensif.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/mahasiswa-ub-ciptakan-pengontrol-kualitas-air-tambak-udang\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Kumpulan Artikel Dan Berita Pendidikan Indonesia Berbasis Tehnologi Digital\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/pages\/Pendidikanid\/1524456337833503\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-07-09T05:57:43+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2018-09-05T04:57:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/IMG-20180527-WA0014.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1152\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"864\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"pendidikan.id\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@pendidikandotid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@pendidikandotid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"pendidikan.id\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/mahasiswa-ub-ciptakan-pengontrol-kualitas-air-tambak-udang\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/mahasiswa-ub-ciptakan-pengontrol-kualitas-air-tambak-udang\/\"},\"author\":{\"name\":\"pendidikan.id\",\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#\/schema\/person\/4da4887b99bf2baaf339106aaf793f81\"},\"headline\":\"Mahasiswa UB Ciptakan Pengontrol Kualitas Air Tambak Udang\",\"datePublished\":\"2018-07-09T05:57:43+00:00\",\"dateModified\":\"2018-09-05T04:57:40+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/mahasiswa-ub-ciptakan-pengontrol-kualitas-air-tambak-udang\/\"},\"wordCount\":338,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/mahasiswa-ub-ciptakan-pengontrol-kualitas-air-tambak-udang\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/IMG-20180527-WA0014.jpg\",\"keywords\":[\"ATM pendidikan\",\"budidaya udang tambak\",\"budidaya udang vannamei\",\"hasil penelitian mahasiswa\",\"mahasiswa brawijaya malang\",\"mahasiswa ub\",\"mengukur kualitas air kolam tambak\",\"mengukur suhu dan pH air kolam tambak\",\"ms ip pro\",\"pendanaan kemeristekdikti untuk penelitian mahasiswa\",\"pendidikan indonesia\",\"penelitian mahasiswa indonesia\",\"penyakit berak butih pada udang\",\"program kreativitas mahasiswa bidang penerapan teknologi 2018\",\"teknologi budidaya udang tambak\",\"teknologi budidaya udang vannamei\",\"teknologi pengontrol kualitas air tambak udang\",\"UB malang\",\"universitas brawijaya malang\"],\"articleSection\":[\"Kegiatan Sekolah\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/mahasiswa-ub-ciptakan-pengontrol-kualitas-air-tambak-udang\/\",\"url\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/mahasiswa-ub-ciptakan-pengontrol-kualitas-air-tambak-udang\/\",\"name\":\"Mahasiswa UB Ciptakan Pengontrol Kualitas Air Tambak Udang - Kumpulan Artikel Dan Berita Pendidikan Indonesia Berbasis Tehnologi Digital\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/mahasiswa-ub-ciptakan-pengontrol-kualitas-air-tambak-udang\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/mahasiswa-ub-ciptakan-pengontrol-kualitas-air-tambak-udang\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/IMG-20180527-WA0014.jpg\",\"datePublished\":\"2018-07-09T05:57:43+00:00\",\"dateModified\":\"2018-09-05T04:57:40+00:00\",\"description\":\"Budidaya Udang Vannamei mempunyai kendala yaitu kegagalan produksi akibat buruknya kualitas air selama pemeliharan, terutama pada tambak intensif.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/mahasiswa-ub-ciptakan-pengontrol-kualitas-air-tambak-udang\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/mahasiswa-ub-ciptakan-pengontrol-kualitas-air-tambak-udang\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/mahasiswa-ub-ciptakan-pengontrol-kualitas-air-tambak-udang\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/IMG-20180527-WA0014.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/IMG-20180527-WA0014.jpg\",\"width\":1152,\"height\":864,\"caption\":\"Mahasiswa UB (Universitas Brawijaya Malang) bersama hasil karya mereka, MS IP PRO.\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/mahasiswa-ub-ciptakan-pengontrol-kualitas-air-tambak-udang\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mahasiswa UB Ciptakan Pengontrol Kualitas Air Tambak Udang\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#website\",\"url\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/\",\"name\":\"Kumpulan Artikel Dan Berita Pendidikan Indonesia Berbasis Tehnologi Digital\",\"description\":\"Berita perkembangan pendidikan Indonesia dan teknologi digital\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#organization\",\"name\":\"Pendidikan.id\",\"url\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/PID-logobawah-color-500.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/PID-logobawah-color-500.png\",\"width\":500,\"height\":549,\"caption\":\"Pendidikan.id\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/pages\/Pendidikanid\/1524456337833503\",\"https:\/\/x.com\/pendidikandotid\",\"https:\/\/www.instagram.com\/pendidikandotid\",\"https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UC9x2I5HjtxyzAuxb1m3Jtfg\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#\/schema\/person\/4da4887b99bf2baaf339106aaf793f81\",\"name\":\"pendidikan.id\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51958564e59cddfce5cd5aa19c957a0dd025c4615e126c1244d92b382e72fbbf?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51958564e59cddfce5cd5aa19c957a0dd025c4615e126c1244d92b382e72fbbf?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"pendidikan.id\"},\"url\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/author\/pendidikan-id\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mahasiswa UB Ciptakan Pengontrol Kualitas Air Tambak Udang - Kumpulan Artikel Dan Berita Pendidikan Indonesia Berbasis Tehnologi Digital","description":"Budidaya Udang Vannamei mempunyai kendala yaitu kegagalan produksi akibat buruknya kualitas air selama pemeliharan, terutama pada tambak intensif.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/mahasiswa-ub-ciptakan-pengontrol-kualitas-air-tambak-udang\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mahasiswa UB Ciptakan Pengontrol Kualitas Air Tambak Udang - Kumpulan Artikel Dan Berita Pendidikan Indonesia Berbasis Tehnologi Digital","og_description":"Budidaya Udang Vannamei mempunyai kendala yaitu kegagalan produksi akibat buruknya kualitas air selama pemeliharan, terutama pada tambak intensif.","og_url":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/mahasiswa-ub-ciptakan-pengontrol-kualitas-air-tambak-udang\/","og_site_name":"Kumpulan Artikel Dan Berita Pendidikan Indonesia Berbasis Tehnologi Digital","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/pages\/Pendidikanid\/1524456337833503","article_published_time":"2018-07-09T05:57:43+00:00","article_modified_time":"2018-09-05T04:57:40+00:00","og_image":[{"width":1152,"height":864,"url":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/IMG-20180527-WA0014.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"pendidikan.id","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@pendidikandotid","twitter_site":"@pendidikandotid","twitter_misc":{"Written by":"pendidikan.id","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/mahasiswa-ub-ciptakan-pengontrol-kualitas-air-tambak-udang\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/mahasiswa-ub-ciptakan-pengontrol-kualitas-air-tambak-udang\/"},"author":{"name":"pendidikan.id","@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#\/schema\/person\/4da4887b99bf2baaf339106aaf793f81"},"headline":"Mahasiswa UB Ciptakan Pengontrol Kualitas Air Tambak Udang","datePublished":"2018-07-09T05:57:43+00:00","dateModified":"2018-09-05T04:57:40+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/mahasiswa-ub-ciptakan-pengontrol-kualitas-air-tambak-udang\/"},"wordCount":338,"publisher":{"@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/mahasiswa-ub-ciptakan-pengontrol-kualitas-air-tambak-udang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/IMG-20180527-WA0014.jpg","keywords":["ATM pendidikan","budidaya udang tambak","budidaya udang vannamei","hasil penelitian mahasiswa","mahasiswa brawijaya malang","mahasiswa ub","mengukur kualitas air kolam tambak","mengukur suhu dan pH air kolam tambak","ms ip pro","pendanaan kemeristekdikti untuk penelitian mahasiswa","pendidikan indonesia","penelitian mahasiswa indonesia","penyakit berak butih pada udang","program kreativitas mahasiswa bidang penerapan teknologi 2018","teknologi budidaya udang tambak","teknologi budidaya udang vannamei","teknologi pengontrol kualitas air tambak udang","UB malang","universitas brawijaya malang"],"articleSection":["Kegiatan Sekolah"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/mahasiswa-ub-ciptakan-pengontrol-kualitas-air-tambak-udang\/","url":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/mahasiswa-ub-ciptakan-pengontrol-kualitas-air-tambak-udang\/","name":"Mahasiswa UB Ciptakan Pengontrol Kualitas Air Tambak Udang - Kumpulan Artikel Dan Berita Pendidikan Indonesia Berbasis Tehnologi Digital","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/mahasiswa-ub-ciptakan-pengontrol-kualitas-air-tambak-udang\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/mahasiswa-ub-ciptakan-pengontrol-kualitas-air-tambak-udang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/IMG-20180527-WA0014.jpg","datePublished":"2018-07-09T05:57:43+00:00","dateModified":"2018-09-05T04:57:40+00:00","description":"Budidaya Udang Vannamei mempunyai kendala yaitu kegagalan produksi akibat buruknya kualitas air selama pemeliharan, terutama pada tambak intensif.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/mahasiswa-ub-ciptakan-pengontrol-kualitas-air-tambak-udang\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/pendidikan.id\/news\/mahasiswa-ub-ciptakan-pengontrol-kualitas-air-tambak-udang\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/mahasiswa-ub-ciptakan-pengontrol-kualitas-air-tambak-udang\/#primaryimage","url":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/IMG-20180527-WA0014.jpg","contentUrl":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/IMG-20180527-WA0014.jpg","width":1152,"height":864,"caption":"Mahasiswa UB (Universitas Brawijaya Malang) bersama hasil karya mereka, MS IP PRO."},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/mahasiswa-ub-ciptakan-pengontrol-kualitas-air-tambak-udang\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mahasiswa UB Ciptakan Pengontrol Kualitas Air Tambak Udang"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#website","url":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/","name":"Kumpulan Artikel Dan Berita Pendidikan Indonesia Berbasis Tehnologi Digital","description":"Berita perkembangan pendidikan Indonesia dan teknologi digital","publisher":{"@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#organization","name":"Pendidikan.id","url":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/PID-logobawah-color-500.png","contentUrl":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/PID-logobawah-color-500.png","width":500,"height":549,"caption":"Pendidikan.id"},"image":{"@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/pages\/Pendidikanid\/1524456337833503","https:\/\/x.com\/pendidikandotid","https:\/\/www.instagram.com\/pendidikandotid","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UC9x2I5HjtxyzAuxb1m3Jtfg"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#\/schema\/person\/4da4887b99bf2baaf339106aaf793f81","name":"pendidikan.id","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51958564e59cddfce5cd5aa19c957a0dd025c4615e126c1244d92b382e72fbbf?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51958564e59cddfce5cd5aa19c957a0dd025c4615e126c1244d92b382e72fbbf?s=96&d=mm&r=g","caption":"pendidikan.id"},"url":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/author\/pendidikan-id\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2894","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2894"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2894\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2897,"href":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2894\/revisions\/2897"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2896"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2894"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2894"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2894"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}