{"id":2901,"date":"2018-07-13T03:40:19","date_gmt":"2018-07-13T03:40:19","guid":{"rendered":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/?p=2901"},"modified":"2018-09-05T04:57:28","modified_gmt":"2018-09-05T04:57:28","slug":"indonesia-di-tahun-2035-alami-bonus-atau-bencana-demografi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/indonesia-di-tahun-2035-alami-bonus-atau-bencana-demografi\/","title":{"rendered":"Indonesia di Tahun 2045, Alami Bonus atau Bencana Demografi?"},"content":{"rendered":"<p>Sekitar 15 &#8211; 20 tahun kemudian, yakni tahun 2035 &#8211; 3045 Indonesia diprediksi akan memasuki masa demografi khusus. Pada masa itu, jumlah masyarakat usia produktif akan lebih banyak daripada masyarakat usia tua atau pun anak-anak.<\/p>\n<p>Apakah ini kabar baik, atau justru kabar buruk?<\/p>\n<figure id=\"attachment_2907\" aria-describedby=\"caption-attachment-2907\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption alignleft\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-2907\" src=\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/IMG_9358-resize-300x169.jpg\" alt=\"dinas pendidikan jawa timur Soft skill untuk SDM andal di pasar industri\" width=\"300\" height=\"169\" srcset=\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/IMG_9358-resize-300x169.jpg 300w, https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/IMG_9358-resize-768x431.jpg 768w, https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/IMG_9358-resize-1024x575.jpg 1024w, https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/IMG_9358-resize.jpg 1280w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2907\" class=\"wp-caption-text\">Eka Ananda dalam acara &#8216;Peresmian Penggunaan Aplikasi PTO Bersama SMAN 20 Surabaya&#8217; (dok. pendidikan.id)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Eka Ananda Kepala Sesi Kurikulum SMA Dinas Pendidikan Jatim menjawab, baik atau buruknya kabar ini bergantung pada kualitas manusia-manusia usia produktif itu. Jika kualitas manusianya baik maka akan membawa bonus demografi bagi Indonesia. Banyaknya usia produktif kualitas unggul dapat membuat roda perekonomian dan politik melaju pesat. Sementara kualitas manusia yang buruk justru membawa bencana demografi bagi Indonesia, karena menumpuknya usia produktif kualitas buruk tentu merusak perekonomian dan politik negara.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, mempersiapkan SDM berkualitas harus dilakukan sejak sekarang. Caranya yaitu dengan memberikan pendidikan terbaik bagi setiap anak usia sekolah pada masa sekarang, yang merupakan calon usia produktif 15 tahun kemudian. Sepintas terlihat mudah, namun nyatanya tidak. Sekolah sebagai instansi pendidikan harus dapat memberikan modal lebih dari sekadar ilmu pengetahuan. Ada beberapa soft skill yang harus dikuasai agar menjadi SDM yang andal.<\/p>\n<p>Menurut Eka, ini 4 soft skill yang perlu dipupuk untuk mempersiapkan diri menjelang tahun 2035:<\/p>\n<p>&#8211; <strong>Critical thinking + problem solving<\/strong>. Penanaman cara berpikir kritis sangat penting, agar siswa mampu mengolah dengan baik semua informasi yang diterima. Tidak asal menelan informasi\/masalah mentah-mentah, namun juga belajar untuk mempertimbangkan, menyelidiki dan menganalisa penyebab hingga solusinya.<\/p>\n<p>&#8211; <strong>Creativity<\/strong>. Teori ilmu pengetahuan saja tidak cukup. Diperlukan pula keterampilan dan kreativitas dalam menciptakan hal-hal baru. kreativitas juga sangat penting saat siswa harus memikirkan solusi masalah.<\/p>\n<figure id=\"attachment_2903\" aria-describedby=\"caption-attachment-2903\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption alignright\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-2903\" src=\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/4c-soft-skill-300x300.png\" alt=\"soft skill yang dibutuhkan dalam dunia kerja\" width=\"300\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/4c-soft-skill-300x300.png 300w, https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/4c-soft-skill-150x150.png 150w, https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/4c-soft-skill-768x768.png 768w, https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/4c-soft-skill-80x80.png 80w, https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/4c-soft-skill.png 962w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2903\" class=\"wp-caption-text\">Soft skill yang dibutuhkan untuk mencetak SDM yang andal, menyongsong bonus demografi Indonesia di tahun 2035 &#8211; 2045. (pict source http:\/\/www.happyfox.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2014\/12\/2.png)<\/figcaption><\/figure>\n<p>&#8211; <strong>Collaboration<\/strong>. Kemampuan kolaborasi atau kerjasama juga sangat dibutuhkan. Manusia tidak dapat bekerja seorang diri. Oleh karena itu, kerjasama tim yang kuat sangat menentukan kesuksesan.<\/p>\n<p>&#8211; <strong>Communication<\/strong>. Tidak hanya secara verbal saja, namun kemampuan berkomunikasi non-verbal juga penting. Komunikasi non-verbal berkaitan dengan ekspresi dan perilaku saat bersosialisasi dengan orang lain. Selain itu, bahasa juga sangat penting! SDM yang menguasai multibahasa tentu mampu bersaing dengan SDM dari negara lain.<\/p>\n<p>Modal 4C tersebut harus disandingkan dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Ya, teknologi! Zaman bergerak ke arah teknologi. Manusia yang tidak mampu menguasai dan memanfaatkan teknologi pasti akan tertinggal jauh di belakang. Karena itulah, sekolah saat ini juga dituntut untuk dapat berkolaborasi dengan teknologi dalam kegiatan pendidikannya. Dengan begitu, perlahan akan tercipta bibit-bibit SDM unggul yang siap membawa Indonesia kepada zaman keemasan di tahun 2045 mendatang.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><em>Narasumber: Eka Ananda Budi, S.H., M.Si. (Kepala Sesi Kurikulum SMA Dinas Pendidikan Jawa Timur)<\/em><\/p>\n<p><em>Wr\/ed: Lia, pendidikan.id.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sekitar 15 &#8211; 20 tahun kemudian, yakni tahun 2035 &#8211; 3045 Indonesia diprediksi akan memasuki masa demografi khusus. Pada masa itu, jumlah masyarakat usia produktif akan lebih banyak daripada masyarakat usia tua atau pun anak-anak. Apakah ini kabar baik, atau justru kabar buruk? Eka Ananda Kepala Sesi Kurikulum SMA Dinas Pendidikan Jatim menjawab, baik atau [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2947,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6,7],"tags":[461,919,920,864,862,863,925,924,916,917,918,467,929,926,923,922,921,928,927],"class_list":{"0":"post-2901","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-fenomena-pendidikan","8":"category-tokoh","9":"tag-atm-pendidikan","10":"tag-bonus-demografi-2035","11":"tag-bonus-demografi-2045","12":"tag-dinas-pendidikan-jatim","13":"tag-dinas-pendidikan-jawa-timur","14":"tag-eka-ananda-budi","15":"tag-human-resource","16":"tag-indonesia-alami-bonus-demografi-di-tahun-2035-2045","17":"tag-indonesia-di-tahun-2035","18":"tag-indonesia-di-tahun-2045","19":"tag-indonesia-emas-2045","20":"tag-pendidikan-indonesia","21":"tag-persiapan-masuk-dunia-kerja","22":"tag-sdm-andal-yang-dibutuhkan-dunia-kerja","23":"tag-soft-skill-modal-kerja","24":"tag-soft-skill-untuk-sdm-andal","25":"tag-soft-skill-yang-dibutuhkan-dunia-kerja","26":"tag-tips-diterima-kerja","27":"tag-tips-mendapatkan-pekerjaan"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Indonesia di Tahun 2045, Alami Bonus atau Bencana Demografi? - Kumpulan Artikel Dan Berita Pendidikan Indonesia Berbasis Tehnologi Digital<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Sekitar 15 - 20 tahun kemudian, yakni tahun 2035 - 3045 Indonesia diprediksi akan memasuki masa demografi khusus. Pada masa itu, jumlah masyarakat usia\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/indonesia-di-tahun-2035-alami-bonus-atau-bencana-demografi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Indonesia di Tahun 2045, Alami Bonus atau Bencana Demografi? - Kumpulan Artikel Dan Berita Pendidikan Indonesia Berbasis Tehnologi Digital\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sekitar 15 - 20 tahun kemudian, yakni tahun 2035 - 3045 Indonesia diprediksi akan memasuki masa demografi khusus. Pada masa itu, jumlah masyarakat usia\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/indonesia-di-tahun-2035-alami-bonus-atau-bencana-demografi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Kumpulan Artikel Dan Berita Pendidikan Indonesia Berbasis Tehnologi Digital\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/pages\/Pendidikanid\/1524456337833503\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-07-13T03:40:19+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2018-09-05T04:57:28+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/Profesional-kerja-PNGTREE.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1100\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"608\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"pendidikan.id\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@pendidikandotid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@pendidikandotid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"pendidikan.id\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/indonesia-di-tahun-2035-alami-bonus-atau-bencana-demografi\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/indonesia-di-tahun-2035-alami-bonus-atau-bencana-demografi\/\"},\"author\":{\"name\":\"pendidikan.id\",\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#\/schema\/person\/4da4887b99bf2baaf339106aaf793f81\"},\"headline\":\"Indonesia di Tahun 2045, Alami Bonus atau Bencana Demografi?\",\"datePublished\":\"2018-07-13T03:40:19+00:00\",\"dateModified\":\"2018-09-05T04:57:28+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/indonesia-di-tahun-2035-alami-bonus-atau-bencana-demografi\/\"},\"wordCount\":465,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/indonesia-di-tahun-2035-alami-bonus-atau-bencana-demografi\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/Profesional-kerja-PNGTREE.png\",\"keywords\":[\"ATM pendidikan\",\"bonus demografi 2035\",\"bonus demografi 2045\",\"dinas pendidikan jatim\",\"Dinas pendidikan jawa timur\",\"eka ananda budi\",\"human resource\",\"indonesia alami bonus demografi di tahun 2035 2045\",\"indonesia di tahun 2035\",\"indonesia di tahun 2045\",\"indonesia emas 2045\",\"pendidikan indonesia\",\"persiapan masuk dunia kerja\",\"SDM andal yang dibutuhkan dunia kerja\",\"soft skill modal kerja\",\"soft skill untuk SDM andal\",\"soft skill yang dibutuhkan dunia kerja\",\"tips diterima kerja\",\"tips mendapatkan pekerjaan\"],\"articleSection\":[\"Fenomena Pendidikan\",\"Tokoh\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/indonesia-di-tahun-2035-alami-bonus-atau-bencana-demografi\/\",\"url\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/indonesia-di-tahun-2035-alami-bonus-atau-bencana-demografi\/\",\"name\":\"Indonesia di Tahun 2045, Alami Bonus atau Bencana Demografi? - Kumpulan Artikel Dan Berita Pendidikan Indonesia Berbasis Tehnologi Digital\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/indonesia-di-tahun-2035-alami-bonus-atau-bencana-demografi\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/indonesia-di-tahun-2035-alami-bonus-atau-bencana-demografi\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/Profesional-kerja-PNGTREE.png\",\"datePublished\":\"2018-07-13T03:40:19+00:00\",\"dateModified\":\"2018-09-05T04:57:28+00:00\",\"description\":\"Sekitar 15 - 20 tahun kemudian, yakni tahun 2035 - 3045 Indonesia diprediksi akan memasuki masa demografi khusus. Pada masa itu, jumlah masyarakat usia\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/indonesia-di-tahun-2035-alami-bonus-atau-bencana-demografi\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/indonesia-di-tahun-2035-alami-bonus-atau-bencana-demografi\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/indonesia-di-tahun-2035-alami-bonus-atau-bencana-demografi\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/Profesional-kerja-PNGTREE.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/Profesional-kerja-PNGTREE.png\",\"width\":1100,\"height\":608,\"caption\":\"SDM Indonesia di pasar kerja masa depan. (pict source\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/indonesia-di-tahun-2035-alami-bonus-atau-bencana-demografi\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Indonesia di Tahun 2045, Alami Bonus atau Bencana Demografi?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#website\",\"url\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/\",\"name\":\"Kumpulan Artikel Dan Berita Pendidikan Indonesia Berbasis Tehnologi Digital\",\"description\":\"Berita perkembangan pendidikan Indonesia dan teknologi digital\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#organization\",\"name\":\"Pendidikan.id\",\"url\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/PID-logobawah-color-500.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/PID-logobawah-color-500.png\",\"width\":500,\"height\":549,\"caption\":\"Pendidikan.id\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/pages\/Pendidikanid\/1524456337833503\",\"https:\/\/x.com\/pendidikandotid\",\"https:\/\/www.instagram.com\/pendidikandotid\",\"https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UC9x2I5HjtxyzAuxb1m3Jtfg\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#\/schema\/person\/4da4887b99bf2baaf339106aaf793f81\",\"name\":\"pendidikan.id\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51958564e59cddfce5cd5aa19c957a0dd025c4615e126c1244d92b382e72fbbf?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51958564e59cddfce5cd5aa19c957a0dd025c4615e126c1244d92b382e72fbbf?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"pendidikan.id\"},\"url\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/author\/pendidikan-id\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Indonesia di Tahun 2045, Alami Bonus atau Bencana Demografi? - Kumpulan Artikel Dan Berita Pendidikan Indonesia Berbasis Tehnologi Digital","description":"Sekitar 15 - 20 tahun kemudian, yakni tahun 2035 - 3045 Indonesia diprediksi akan memasuki masa demografi khusus. Pada masa itu, jumlah masyarakat usia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/indonesia-di-tahun-2035-alami-bonus-atau-bencana-demografi\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Indonesia di Tahun 2045, Alami Bonus atau Bencana Demografi? - Kumpulan Artikel Dan Berita Pendidikan Indonesia Berbasis Tehnologi Digital","og_description":"Sekitar 15 - 20 tahun kemudian, yakni tahun 2035 - 3045 Indonesia diprediksi akan memasuki masa demografi khusus. Pada masa itu, jumlah masyarakat usia","og_url":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/indonesia-di-tahun-2035-alami-bonus-atau-bencana-demografi\/","og_site_name":"Kumpulan Artikel Dan Berita Pendidikan Indonesia Berbasis Tehnologi Digital","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/pages\/Pendidikanid\/1524456337833503","article_published_time":"2018-07-13T03:40:19+00:00","article_modified_time":"2018-09-05T04:57:28+00:00","og_image":[{"width":1100,"height":608,"url":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/Profesional-kerja-PNGTREE.png","type":"image\/png"}],"author":"pendidikan.id","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@pendidikandotid","twitter_site":"@pendidikandotid","twitter_misc":{"Written by":"pendidikan.id","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/indonesia-di-tahun-2035-alami-bonus-atau-bencana-demografi\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/indonesia-di-tahun-2035-alami-bonus-atau-bencana-demografi\/"},"author":{"name":"pendidikan.id","@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#\/schema\/person\/4da4887b99bf2baaf339106aaf793f81"},"headline":"Indonesia di Tahun 2045, Alami Bonus atau Bencana Demografi?","datePublished":"2018-07-13T03:40:19+00:00","dateModified":"2018-09-05T04:57:28+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/indonesia-di-tahun-2035-alami-bonus-atau-bencana-demografi\/"},"wordCount":465,"publisher":{"@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/indonesia-di-tahun-2035-alami-bonus-atau-bencana-demografi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/Profesional-kerja-PNGTREE.png","keywords":["ATM pendidikan","bonus demografi 2035","bonus demografi 2045","dinas pendidikan jatim","Dinas pendidikan jawa timur","eka ananda budi","human resource","indonesia alami bonus demografi di tahun 2035 2045","indonesia di tahun 2035","indonesia di tahun 2045","indonesia emas 2045","pendidikan indonesia","persiapan masuk dunia kerja","SDM andal yang dibutuhkan dunia kerja","soft skill modal kerja","soft skill untuk SDM andal","soft skill yang dibutuhkan dunia kerja","tips diterima kerja","tips mendapatkan pekerjaan"],"articleSection":["Fenomena Pendidikan","Tokoh"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/indonesia-di-tahun-2035-alami-bonus-atau-bencana-demografi\/","url":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/indonesia-di-tahun-2035-alami-bonus-atau-bencana-demografi\/","name":"Indonesia di Tahun 2045, Alami Bonus atau Bencana Demografi? - Kumpulan Artikel Dan Berita Pendidikan Indonesia Berbasis Tehnologi Digital","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/indonesia-di-tahun-2035-alami-bonus-atau-bencana-demografi\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/indonesia-di-tahun-2035-alami-bonus-atau-bencana-demografi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/Profesional-kerja-PNGTREE.png","datePublished":"2018-07-13T03:40:19+00:00","dateModified":"2018-09-05T04:57:28+00:00","description":"Sekitar 15 - 20 tahun kemudian, yakni tahun 2035 - 3045 Indonesia diprediksi akan memasuki masa demografi khusus. Pada masa itu, jumlah masyarakat usia","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/indonesia-di-tahun-2035-alami-bonus-atau-bencana-demografi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/pendidikan.id\/news\/indonesia-di-tahun-2035-alami-bonus-atau-bencana-demografi\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/indonesia-di-tahun-2035-alami-bonus-atau-bencana-demografi\/#primaryimage","url":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/Profesional-kerja-PNGTREE.png","contentUrl":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/Profesional-kerja-PNGTREE.png","width":1100,"height":608,"caption":"SDM Indonesia di pasar kerja masa depan. (pict source"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/indonesia-di-tahun-2035-alami-bonus-atau-bencana-demografi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Indonesia di Tahun 2045, Alami Bonus atau Bencana Demografi?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#website","url":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/","name":"Kumpulan Artikel Dan Berita Pendidikan Indonesia Berbasis Tehnologi Digital","description":"Berita perkembangan pendidikan Indonesia dan teknologi digital","publisher":{"@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#organization","name":"Pendidikan.id","url":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/PID-logobawah-color-500.png","contentUrl":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/PID-logobawah-color-500.png","width":500,"height":549,"caption":"Pendidikan.id"},"image":{"@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/pages\/Pendidikanid\/1524456337833503","https:\/\/x.com\/pendidikandotid","https:\/\/www.instagram.com\/pendidikandotid","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UC9x2I5HjtxyzAuxb1m3Jtfg"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#\/schema\/person\/4da4887b99bf2baaf339106aaf793f81","name":"pendidikan.id","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51958564e59cddfce5cd5aa19c957a0dd025c4615e126c1244d92b382e72fbbf?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51958564e59cddfce5cd5aa19c957a0dd025c4615e126c1244d92b382e72fbbf?s=96&d=mm&r=g","caption":"pendidikan.id"},"url":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/author\/pendidikan-id\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2901","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2901"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2901\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2910,"href":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2901\/revisions\/2910"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2947"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2901"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2901"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2901"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}