{"id":3310,"date":"2018-11-06T02:19:03","date_gmt":"2018-11-06T02:19:03","guid":{"rendered":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/?p=3310"},"modified":"2018-11-19T03:00:45","modified_gmt":"2018-11-19T03:00:45","slug":"budi-santoso-mengajar-dengan-passion-berkarya-untuk-siswa-part-i","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/budi-santoso-mengajar-dengan-passion-berkarya-untuk-siswa-part-i\/","title":{"rendered":"Budi Santoso: Mengajar dengan Passion, Berkarya untuk Siswa (Part I)"},"content":{"rendered":"<p>Berawal dari hobi belajar dan mengajar, Budi Santoso mulai masuk ke dunia guru sejak tahun 1993. Kala itu, Budi masih meniti pendidikan tinggi sarjana di IKIP Surabaya Jurusan Biologi. Ia menjalani kuliah sambil mengajar di lembaga pendidikan (lembaga bimbel resmi, red), sekaligus memberi bimbel gratis untuk anak-anak kurang mampu di sekitarnya pada waktu luang. Pendapatan yang didapatkan memang tidak seberapa nilainya, namun rasa puas dan bangga karena telah berhasil mengantongi pengalaman serta melayani sesamalah yang membuat Budi semangat mengatur waktunya antara kuliah dan mengajar.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-3331 alignleft\" src=\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/budi-santoso-biologi-209x300.jpg\" alt=\"\" width=\"209\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/budi-santoso-biologi-209x300.jpg 209w, https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/budi-santoso-biologi.jpg 299w\" sizes=\"auto, (max-width: 209px) 100vw, 209px\" \/>Empat tahun masa kuliah berlalu, Budi lulus pada tahun 1997 dengan menyandang gelar Sarjana Pendidikan Biologi. Ia langsung mengawali karirnya sebagai guru Biologi di SMA Sasana Bhakti Surabaya. Pada tahun yang sama pula ia bergabung dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Biologi. Budi menjadi anggota yang cukup aktif dalam organisasi MGMP Biologi, namun tetap tidak melalaikan tanggung jawabnya sebagai guru. Bahkan, ia berhasil membuktikan dirinya merupakan guru yang berkualitas melalui kompetisi guru kreatif \u201cCiti Success Fund\u201d tingkat Nasional pada tahun 2003. Penelitiannya yang berjudul \u201cMenjembatani Perbedaan SARA Antara Etnis Jawa dan Tionghoa\u201d sukses meraih juara pertama, dan juara dua di kategori aktivitasnya yang diberi judul \u201cPentas Barongsai.\u201d<\/p>\n<p>Passion menulis dan mengajarnya semakin bertambah. Budi memutuskan untuk mengajar di dua sekolah mulai tahun 2002, yakni SMA Sasana Bhakti dan SMA Kristen Petra 3 Surabaya. Setelah berhasil meneliti tim barongsai sebagai wadah kerukunan Etnis Tionghoa dan Etnis Jawa, ia kembali melakukan penelitian yang bermanfaat untuk menambah pengetahuan baru di dunia pendidikan. Penelitian produk jamur dan wiraswasta sabu (sari bumi), keduanya turut diikutsertakan dalam kompetisi \u201cCiti Success Fund\u201d tahun 2004. Keduanya pun berhasil terpilih menjadi juara dalam 1 kompetisi, penelitian produk jamur mewakili SMA Sasana Bhakti sedangkan wiraswasta sabu mewakili SMA Petra 3 Surabaya.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-3332 alignright\" src=\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/budi-santoso-mgmp-300x246.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"246\" srcset=\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/budi-santoso-mgmp-300x246.jpg 300w, https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/budi-santoso-mgmp.jpg 686w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/>Panggilan hidup menjadi pegawai negeri sipil tak dapat terelakkan. Mulai tahun 2010, Budi mengajar di SMAN 21 Surabaya \u2014 hingga kini. Karena ingin mencetak siswa-siswi dengan kualitas pendidikan terbaik, maka Budi meninggalkan sekolah lainnya dan fokus mengajar di SMAN 21. Namun ia pun tak berhenti berkreasi meningkatkan kualitas diri. Budi kembali melakukan penelitian untuk diajukan pada kompetisi \u201cCiti Success Fund\u201d di tahun yang sama dengan awal perjalanannya di SMAN 21 Surabaya. Penelitian itu diberinya judul \u201cTempe Ajaib,\u201d mengulas tentang penemuan cara membuat tempe dalam waktu singkat yaitu hanya 3,5 jam. Jumlah waktu pembuatan yang 10 kali lebih cepat dari biasanya ini dilakukan dengan mengubah dua variabel, yakni variabel temperatur dan ragi.<\/p>\n<p><em>Bersambung ke <a href=\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/budi-santoso-mengajar-dengan-passion-berkarya-untuk-siswa-part-ii\/\">https:\/\/pendidikan.id\/news\/budi-santoso-mengajar-dengan-passion-berkarya-untuk-siswa-part-ii\/<\/a><br \/>\n<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Berawal dari hobi belajar dan mengajar, Budi Santoso mulai masuk ke dunia guru sejak tahun 1993. Kala itu, Budi masih meniti pendidikan tinggi sarjana di IKIP Surabaya Jurusan Biologi. Ia menjalani kuliah sambil mengajar di lembaga pendidikan (lembaga bimbel resmi, red), sekaligus memberi bimbel gratis untuk anak-anak kurang mampu di sekitarnya pada waktu luang. Pendapatan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3329,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[1276,1277,1056,1278,1054,1264,1279,602,467,1283,1282,1281,1280,54],"class_list":{"0":"post-3310","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-tokoh","8":"tag-citi-success-fund","9":"tag-guru-berprestasi-indonesia","10":"tag-guru-berprestasi-jawa-timur","11":"tag-guru-berprestasi-nasional","12":"tag-guru-berprestasi-surabaya","13":"tag-guru-terbaik-tingkat-nasional","14":"tag-jago-karya-ilmiah","15":"tag-ketua-mgmp-biologi-jawa-timur","16":"tag-pendidikan-indonesia","17":"tag-sma-petra-3-surabaya","18":"tag-sma-sasana-bhakti-surabaya","19":"tag-sosok-pendidikan","20":"tag-tokoh-pendidikan","21":"tag-unesa-surabaya"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Budi Santoso: Mengajar dengan Passion, Berkarya untuk Siswa (Part I) - Kumpulan Artikel Dan Berita Pendidikan Indonesia Berbasis Tehnologi Digital<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Berawal dari hobi belajar dan mengajar, Budi Santoso mulai masuk ke dunia guru sejak tahun 1993. Kala itu, Budi masih meniti pendidikan tinggi sarjana di\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/budi-santoso-mengajar-dengan-passion-berkarya-untuk-siswa-part-i\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Budi Santoso: Mengajar dengan Passion, Berkarya untuk Siswa (Part I) - Kumpulan Artikel Dan Berita Pendidikan Indonesia Berbasis Tehnologi Digital\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Berawal dari hobi belajar dan mengajar, Budi Santoso mulai masuk ke dunia guru sejak tahun 1993. Kala itu, Budi masih meniti pendidikan tinggi sarjana di\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/budi-santoso-mengajar-dengan-passion-berkarya-untuk-siswa-part-i\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Kumpulan Artikel Dan Berita Pendidikan Indonesia Berbasis Tehnologi Digital\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/pages\/Pendidikanid\/1524456337833503\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-11-06T02:19:03+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2018-11-19T03:00:45+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/IMG_9141-resize.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"719\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"pendidikan.id\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@pendidikandotid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@pendidikandotid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"pendidikan.id\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/budi-santoso-mengajar-dengan-passion-berkarya-untuk-siswa-part-i\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/budi-santoso-mengajar-dengan-passion-berkarya-untuk-siswa-part-i\/\"},\"author\":{\"name\":\"pendidikan.id\",\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#\/schema\/person\/4da4887b99bf2baaf339106aaf793f81\"},\"headline\":\"Budi Santoso: Mengajar dengan Passion, Berkarya untuk Siswa (Part I)\",\"datePublished\":\"2018-11-06T02:19:03+00:00\",\"dateModified\":\"2018-11-19T03:00:45+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/budi-santoso-mengajar-dengan-passion-berkarya-untuk-siswa-part-i\/\"},\"wordCount\":398,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/budi-santoso-mengajar-dengan-passion-berkarya-untuk-siswa-part-i\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/IMG_9141-resize.jpg\",\"keywords\":[\"citi success fund\",\"guru berprestasi indonesia\",\"guru berprestasi jawa timur\",\"guru berprestasi nasional\",\"guru berprestasi surabaya\",\"guru terbaik tingkat nasional\",\"jago karya ilmiah\",\"ketua MGMP Biologi Jawa Timur\",\"pendidikan indonesia\",\"sma petra 3 surabaya\",\"sma sasana bhakti surabaya\",\"sosok pendidikan\",\"tokoh pendidikan\",\"unesa surabaya\"],\"articleSection\":[\"Tokoh\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/budi-santoso-mengajar-dengan-passion-berkarya-untuk-siswa-part-i\/\",\"url\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/budi-santoso-mengajar-dengan-passion-berkarya-untuk-siswa-part-i\/\",\"name\":\"Budi Santoso: Mengajar dengan Passion, Berkarya untuk Siswa (Part I) - Kumpulan Artikel Dan Berita Pendidikan Indonesia Berbasis Tehnologi Digital\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/budi-santoso-mengajar-dengan-passion-berkarya-untuk-siswa-part-i\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/budi-santoso-mengajar-dengan-passion-berkarya-untuk-siswa-part-i\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/IMG_9141-resize.jpg\",\"datePublished\":\"2018-11-06T02:19:03+00:00\",\"dateModified\":\"2018-11-19T03:00:45+00:00\",\"description\":\"Berawal dari hobi belajar dan mengajar, Budi Santoso mulai masuk ke dunia guru sejak tahun 1993. Kala itu, Budi masih meniti pendidikan tinggi sarjana di\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/budi-santoso-mengajar-dengan-passion-berkarya-untuk-siswa-part-i\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/budi-santoso-mengajar-dengan-passion-berkarya-untuk-siswa-part-i\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/budi-santoso-mengajar-dengan-passion-berkarya-untuk-siswa-part-i\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/IMG_9141-resize.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/IMG_9141-resize.jpg\",\"width\":1280,\"height\":719,\"caption\":\"budi santoso tokoh pendidikan\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/budi-santoso-mengajar-dengan-passion-berkarya-untuk-siswa-part-i\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Budi Santoso: Mengajar dengan Passion, Berkarya untuk Siswa (Part I)\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#website\",\"url\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/\",\"name\":\"Kumpulan Artikel Dan Berita Pendidikan Indonesia Berbasis Tehnologi Digital\",\"description\":\"Berita perkembangan pendidikan Indonesia dan teknologi digital\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#organization\",\"name\":\"Pendidikan.id\",\"url\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/PID-logobawah-color-500.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/PID-logobawah-color-500.png\",\"width\":500,\"height\":549,\"caption\":\"Pendidikan.id\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/pages\/Pendidikanid\/1524456337833503\",\"https:\/\/x.com\/pendidikandotid\",\"https:\/\/www.instagram.com\/pendidikandotid\",\"https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UC9x2I5HjtxyzAuxb1m3Jtfg\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#\/schema\/person\/4da4887b99bf2baaf339106aaf793f81\",\"name\":\"pendidikan.id\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51958564e59cddfce5cd5aa19c957a0dd025c4615e126c1244d92b382e72fbbf?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51958564e59cddfce5cd5aa19c957a0dd025c4615e126c1244d92b382e72fbbf?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"pendidikan.id\"},\"url\":\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/author\/pendidikan-id\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Budi Santoso: Mengajar dengan Passion, Berkarya untuk Siswa (Part I) - Kumpulan Artikel Dan Berita Pendidikan Indonesia Berbasis Tehnologi Digital","description":"Berawal dari hobi belajar dan mengajar, Budi Santoso mulai masuk ke dunia guru sejak tahun 1993. Kala itu, Budi masih meniti pendidikan tinggi sarjana di","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/budi-santoso-mengajar-dengan-passion-berkarya-untuk-siswa-part-i\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Budi Santoso: Mengajar dengan Passion, Berkarya untuk Siswa (Part I) - Kumpulan Artikel Dan Berita Pendidikan Indonesia Berbasis Tehnologi Digital","og_description":"Berawal dari hobi belajar dan mengajar, Budi Santoso mulai masuk ke dunia guru sejak tahun 1993. Kala itu, Budi masih meniti pendidikan tinggi sarjana di","og_url":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/budi-santoso-mengajar-dengan-passion-berkarya-untuk-siswa-part-i\/","og_site_name":"Kumpulan Artikel Dan Berita Pendidikan Indonesia Berbasis Tehnologi Digital","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/pages\/Pendidikanid\/1524456337833503","article_published_time":"2018-11-06T02:19:03+00:00","article_modified_time":"2018-11-19T03:00:45+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":719,"url":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/IMG_9141-resize.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"pendidikan.id","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@pendidikandotid","twitter_site":"@pendidikandotid","twitter_misc":{"Written by":"pendidikan.id","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/budi-santoso-mengajar-dengan-passion-berkarya-untuk-siswa-part-i\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/budi-santoso-mengajar-dengan-passion-berkarya-untuk-siswa-part-i\/"},"author":{"name":"pendidikan.id","@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#\/schema\/person\/4da4887b99bf2baaf339106aaf793f81"},"headline":"Budi Santoso: Mengajar dengan Passion, Berkarya untuk Siswa (Part I)","datePublished":"2018-11-06T02:19:03+00:00","dateModified":"2018-11-19T03:00:45+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/budi-santoso-mengajar-dengan-passion-berkarya-untuk-siswa-part-i\/"},"wordCount":398,"publisher":{"@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/budi-santoso-mengajar-dengan-passion-berkarya-untuk-siswa-part-i\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/IMG_9141-resize.jpg","keywords":["citi success fund","guru berprestasi indonesia","guru berprestasi jawa timur","guru berprestasi nasional","guru berprestasi surabaya","guru terbaik tingkat nasional","jago karya ilmiah","ketua MGMP Biologi Jawa Timur","pendidikan indonesia","sma petra 3 surabaya","sma sasana bhakti surabaya","sosok pendidikan","tokoh pendidikan","unesa surabaya"],"articleSection":["Tokoh"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/budi-santoso-mengajar-dengan-passion-berkarya-untuk-siswa-part-i\/","url":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/budi-santoso-mengajar-dengan-passion-berkarya-untuk-siswa-part-i\/","name":"Budi Santoso: Mengajar dengan Passion, Berkarya untuk Siswa (Part I) - Kumpulan Artikel Dan Berita Pendidikan Indonesia Berbasis Tehnologi Digital","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/budi-santoso-mengajar-dengan-passion-berkarya-untuk-siswa-part-i\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/budi-santoso-mengajar-dengan-passion-berkarya-untuk-siswa-part-i\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/IMG_9141-resize.jpg","datePublished":"2018-11-06T02:19:03+00:00","dateModified":"2018-11-19T03:00:45+00:00","description":"Berawal dari hobi belajar dan mengajar, Budi Santoso mulai masuk ke dunia guru sejak tahun 1993. Kala itu, Budi masih meniti pendidikan tinggi sarjana di","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/budi-santoso-mengajar-dengan-passion-berkarya-untuk-siswa-part-i\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/pendidikan.id\/news\/budi-santoso-mengajar-dengan-passion-berkarya-untuk-siswa-part-i\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/budi-santoso-mengajar-dengan-passion-berkarya-untuk-siswa-part-i\/#primaryimage","url":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/IMG_9141-resize.jpg","contentUrl":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/IMG_9141-resize.jpg","width":1280,"height":719,"caption":"budi santoso tokoh pendidikan"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/budi-santoso-mengajar-dengan-passion-berkarya-untuk-siswa-part-i\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Budi Santoso: Mengajar dengan Passion, Berkarya untuk Siswa (Part I)"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#website","url":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/","name":"Kumpulan Artikel Dan Berita Pendidikan Indonesia Berbasis Tehnologi Digital","description":"Berita perkembangan pendidikan Indonesia dan teknologi digital","publisher":{"@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#organization","name":"Pendidikan.id","url":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/PID-logobawah-color-500.png","contentUrl":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/PID-logobawah-color-500.png","width":500,"height":549,"caption":"Pendidikan.id"},"image":{"@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/pages\/Pendidikanid\/1524456337833503","https:\/\/x.com\/pendidikandotid","https:\/\/www.instagram.com\/pendidikandotid","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UC9x2I5HjtxyzAuxb1m3Jtfg"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#\/schema\/person\/4da4887b99bf2baaf339106aaf793f81","name":"pendidikan.id","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51958564e59cddfce5cd5aa19c957a0dd025c4615e126c1244d92b382e72fbbf?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51958564e59cddfce5cd5aa19c957a0dd025c4615e126c1244d92b382e72fbbf?s=96&d=mm&r=g","caption":"pendidikan.id"},"url":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/author\/pendidikan-id\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3310","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3310"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3310\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3402,"href":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3310\/revisions\/3402"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3329"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3310"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3310"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3310"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}