{"id":8170,"date":"2026-09-11T14:31:29","date_gmt":"2026-09-11T07:31:29","guid":{"rendered":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/?p=8170"},"modified":"2026-09-11T14:35:11","modified_gmt":"2026-09-11T07:35:11","slug":"jaga-nyala-literasi-mengapa-satu-buku-saja-tidak-cukup-untuk-masa-depan-anak-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/jaga-nyala-literasi-mengapa-satu-buku-saja-tidak-cukup-untuk-masa-depan-anak-indonesia\/","title":{"rendered":"Jaga Nyala Literasi: Mengapa Satu Buku Saja Tidak Cukup untuk Masa Depan Anak Indonesia?"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Jaga-Nyala-Literasi-dengan-250-lebih-Cerita-Anak-Mendidik-pada-Kipin.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Jaga-Nyala-Literasi-dengan-250-lebih-Cerita-Anak-Mendidik-pada-Kipin-1024x576.jpg\" alt=\"Ilustrasi Kegiatan Literasi dengan 250+ Cerita Anak Mendidik pada Kipin\" class=\"wp-image-8171\" srcset=\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Jaga-Nyala-Literasi-dengan-250-lebih-Cerita-Anak-Mendidik-pada-Kipin-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Jaga-Nyala-Literasi-dengan-250-lebih-Cerita-Anak-Mendidik-pada-Kipin-300x169.jpg 300w, https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Jaga-Nyala-Literasi-dengan-250-lebih-Cerita-Anak-Mendidik-pada-Kipin-768x432.jpg 768w, https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Jaga-Nyala-Literasi-dengan-250-lebih-Cerita-Anak-Mendidik-pada-Kipin-149x84.jpg 149w, https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Jaga-Nyala-Literasi-dengan-250-lebih-Cerita-Anak-Mendidik-pada-Kipin-299x168.jpg 299w, https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Jaga-Nyala-Literasi-dengan-250-lebih-Cerita-Anak-Mendidik-pada-Kipin-324x182.jpg 324w, https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Jaga-Nyala-Literasi-dengan-250-lebih-Cerita-Anak-Mendidik-pada-Kipin-1536x864.jpg 1536w, https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Jaga-Nyala-Literasi-dengan-250-lebih-Cerita-Anak-Mendidik-pada-Kipin-1067x600.jpg 1067w, https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Jaga-Nyala-Literasi-dengan-250-lebih-Cerita-Anak-Mendidik-pada-Kipin-695x391.jpg 695w, https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Jaga-Nyala-Literasi-dengan-250-lebih-Cerita-Anak-Mendidik-pada-Kipin.jpg 1920w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><figcaption class=\"wp-element-caption\">Ilustrasi Kegiatan Literasi dengan 250+ Cerita Anak Mendidik pada Kipin<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pernahkah Anda memperhatikan anak yang awalnya sangat bersemangat membaca, tetapi tiba-tiba kehilangan minat? Kondisi ini sering disalahpahami sebagai tanda bahwa anak bosan atau memang tidak suka membaca. Padahal, salah satu penyebabnya justru sederhana: mereka kehabisan bahan bacaan baru yang menarik. Di banyak sekolah, rak perpustakaan masih dipenuhi buku yang itu-itu saja, bahkan beberapa sudah lecek karena dibaca bergantian. Akibatnya, kebiasaan membaca yang baru tumbuh dapat padam hanya karena tidak tersedia buku berikutnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menjawab tantangan tersebut, Kipin sebagai pengembang teknologi pendidikan (edutech) asli Indonesia menambah koleksi Buku Cerita Anak dari semula 100 judul menjadi lebih dari 250 judul. Penambahan ini bukan sekadar angka, tetapi upaya menyediakan bahan bacaan yang lebih beragam agar anak dapat terus membaca tanpa harus berulang kali menemukan cerita yang sama. Guru pun memiliki lebih banyak pilihan untuk mengaitkan bacaan dengan tema pembelajaran, sementara anak dapat memilih cerita sesuai minatnya. Kebebasan memilih inilah yang dapat mengubah membaca dari sekadar tugas sekolah menjadi aktivitas yang menyenangkan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Daya tarik ratusan Buku Cerita Anak pada Kipin bukan hanya pada jumlahnya, tetapi juga kedekatannya dengan budaya dan kehidupan sehari-hari anak Indonesia. Tokoh dan latarnya hadir dari lingkungan yang akrab seperti ruang kelas, kampung, warung, hingga kebun rumah. Melalui cerita seperti Bakpao Telo dan Es Pleret untuk Btari, anak diperkenalkan pada jajanan khas Nusantara. Sementara Momen Indah di Hutan Mangrove PIK, Luapan Sampah, dan Kerja Bakti Bulanan mengajak mereka mengenal alam serta persoalan lingkungan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Konflik dalam cerita pun dirancang dekat dengan pengalaman emosional dan sosial anak. Aku Bukan Pelaku, misalnya, mengajak pembaca memahami perasaan ketika seseorang dituduh melakukan kesalahan yang tidak diperbuatnya. Sepeda Biru Impian menghadirkan kisah tentang keinginan yang harus berhadapan dengan keterbatasan ekonomi keluarga, sedangkan Ali dan Perjuangan untuk Keadilan mengangkat keberanian membela teman meski ada risiko yang harus dihadapi.<strong> Nilai budi pekerti tidak disampaikan secara menggurui, tetapi tumbuh melalui pilihan dan tindakan para tokohnya.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/250-Cerita-Anak-Mendidik-yang-Menjaga-Nyala-Literasi-Anak-Indonesia.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/250-Cerita-Anak-Mendidik-yang-Menjaga-Nyala-Literasi-Anak-Indonesia-1024x576.jpg\" alt=\"Infografis Cara Menjaga Nyala Literasi Anak Indonesia Melalui Konten Bacaan Mendidik dan Menarik\" class=\"wp-image-8172\" srcset=\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/250-Cerita-Anak-Mendidik-yang-Menjaga-Nyala-Literasi-Anak-Indonesia-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/250-Cerita-Anak-Mendidik-yang-Menjaga-Nyala-Literasi-Anak-Indonesia-300x169.jpg 300w, https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/250-Cerita-Anak-Mendidik-yang-Menjaga-Nyala-Literasi-Anak-Indonesia-768x432.jpg 768w, https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/250-Cerita-Anak-Mendidik-yang-Menjaga-Nyala-Literasi-Anak-Indonesia-149x84.jpg 149w, https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/250-Cerita-Anak-Mendidik-yang-Menjaga-Nyala-Literasi-Anak-Indonesia-299x168.jpg 299w, https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/250-Cerita-Anak-Mendidik-yang-Menjaga-Nyala-Literasi-Anak-Indonesia-1536x864.jpg 1536w, https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/250-Cerita-Anak-Mendidik-yang-Menjaga-Nyala-Literasi-Anak-Indonesia-324x182.jpg 324w, https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/250-Cerita-Anak-Mendidik-yang-Menjaga-Nyala-Literasi-Anak-Indonesia-695x391.jpg 695w, https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/250-Cerita-Anak-Mendidik-yang-Menjaga-Nyala-Literasi-Anak-Indonesia-1067x600.jpg 1067w, https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/250-Cerita-Anak-Mendidik-yang-Menjaga-Nyala-Literasi-Anak-Indonesia.jpg 1920w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><figcaption class=\"wp-element-caption\">Infografis Cara Menjaga Nyala Literasi Anak Indonesia Melalui Konten Bacaan Mendidik dan Menarik<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk memudahkan guru dan orang tua, koleksi 250+ judul ini dikelompokkan ke dalam sepuluh kategori, antara lain Petualangan &amp; Misteri, Sains &amp; Alam, Lingkungan, Kesehatan &amp; Gizi, Keluarga, Budi Pekerti, Wirausaha &amp; Uang, serta kategori lainnya. Kehadiran 150 judul baru juga memperluas tema ke pengetahuan atau kemampuan literasi finansial dan kewirausahaan anak, seperti Kelas Keuangan Ayah dan Koko si Koki Kecil. Tingkat kesulitan bacaan disusun secara berjenjang, mulai dari cerita dengan kalimat pendek untuk anak PAUD hingga bacaan yang lebih panjang untuk siswa SMP.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Persoalan lain dalam pemerataan literasi adalah keterbatasan internet dan kuota data. Untuk menjawab tantangan tersebut, Buku Cerita Anak Kipin dapat diakses melalui aplikasi <strong>Kipin School 4.0 dengan teknologi Download &amp; GO<\/strong>. Buku cukup diunduh satu kali, kemudian dapat dibaca kapan saja tanpa koneksi internet, Wi-Fi, maupun pulsa. Fitur ini menjadi solusi bagi anak-anak di wilayah dengan akses jaringan terbatas agar tetap memiliki kesempatan membaca di rumah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak hanya buku cerita, Kipin School 4.0 juga menyediakan ekosistem belajar yang lebih lengkap, dengan lebih dari 5.000 buku pelajaran kurikulum pemerintah, 2.000 video pelajaran, 50.000 latihan soal interaktif, dan 500 komik literasi pendidikan. Dengan demikian, anak tidak hanya memiliki lebih banyak bahan untuk membaca, tetapi juga sumber belajar untuk memperluas pengetahuan akademik sekaligus membangun karakter.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Menjaga nyala literasi membutuhkan lebih dari sekadar mengajak anak membaca satu buku. Anak membutuhkan buku berikutnya, lalu buku berikutnya lagi, hingga membaca menjadi kebiasaan yang tumbuh secara alami.<\/strong> Karena mungkin, satu buku adalah awal dari rasa ingin tahu, tetapi banyak buku adalah jalan untuk menjaga keingintahuannya tetap menyala.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mari terus membuka lebih banyak pintu menuju dunia bacaan bagi anak-anak Indonesia. Aplikasi Kipin School 4.0 dapat diakses melalui berbagai platform untuk OS Android, Windows, dan iOS.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Mari Jaga Nyala Literasi Anak Indonesia, Hubungi kami pada:<br><\/strong>Web : <a href=\"https:\/\/kipin.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">kipin.id<\/a><br>Email : <a href=\"mailto:info@kipin.id\">info@kipin.id<\/a><br>WA Chat : <a href=\"http:\/\/wa.me\/6281233601047\">wa.me\/6281233601047<\/a><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\n<iframe loading=\"lazy\" title=\"250+ Buku Cerita Anak dalam 1 Aplikasi, Bisa Dibaca Tanpa Kuota. Cara Menaikkan Score PISA Indonesia\" width=\"696\" height=\"392\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/WPyLK-Zhtiw?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe>\n<\/div><\/figure>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pernahkah Anda memperhatikan anak yang awalnya sangat bersemangat membaca, tetapi tiba-tiba kehilangan minat? Kondisi ini sering disalahpahami sebagai tanda bahwa anak bosan atau memang tidak suka membaca. Padahal, salah satu penyebabnya justru sederhana: mereka kehabisan bahan bacaan baru yang menarik. Di banyak sekolah, rak perpustakaan masih dipenuhi buku yang itu-itu saja, bahkan beberapa sudah lecek [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":8173,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[245],"tags":[6070,365,1958,4936,2366,222,6069],"class_list":["post-8170","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-tips-tips-pendidikan","tag-budaya-membaca","tag-gerakan-literasi","tag-kipin-school-4-0","tag-literasi-anak","tag-minat-baca","tag-pendidikan-anak","tag-sumber-bacaan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Jaga Nyala Literasi: Mengapa Satu Buku Saja Tidak Cukup untuk Masa Depan Anak Indonesia? - Kumpulan Artikel Dan Berita Pendidikan Indonesia Berbasis Tehnologi Digital<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ilustrasi Kegiatan Literasi dengan 250+ Cerita Anak Mendidik pada Kipin Pernahkah Anda memperhatikan anak yang awalnya sangat bersemangat membaca, tetapi\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/jaga-nyala-literasi-mengapa-satu-buku-saja-tidak-cukup-untuk-masa-depan-anak-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Jaga Nyala Literasi: Mengapa Satu Buku Saja Tidak Cukup untuk Masa Depan Anak Indonesia? - Kumpulan Artikel Dan Berita Pendidikan Indonesia Berbasis Tehnologi Digital\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ilustrasi Kegiatan Literasi dengan 250+ Cerita Anak Mendidik pada Kipin Pernahkah Anda memperhatikan anak yang awalnya sangat bersemangat membaca, tetapi\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/jaga-nyala-literasi-mengapa-satu-buku-saja-tidak-cukup-untuk-masa-depan-anak-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Kumpulan Artikel Dan Berita Pendidikan Indonesia Berbasis Tehnologi Digital\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/pages\/Pendidikanid\/1524456337833503\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-09-11T07:31:29+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-09-11T07:35:11+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Thumbnail-Mengapa-Satu-Buku-Saja-Tidak-Cukup-untuk-Masa-Depan-Anak-Indonesia.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"576\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"pendidikan.id\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@pendidikandotid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@pendidikandotid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"pendidikan.id\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/pendidikan.id\\\/news\\\/jaga-nyala-literasi-mengapa-satu-buku-saja-tidak-cukup-untuk-masa-depan-anak-indonesia\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/pendidikan.id\\\/news\\\/jaga-nyala-literasi-mengapa-satu-buku-saja-tidak-cukup-untuk-masa-depan-anak-indonesia\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"pendidikan.id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/pendidikan.id\\\/news\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4da4887b99bf2baaf339106aaf793f81\"},\"headline\":\"Jaga Nyala Literasi: Mengapa Satu Buku Saja Tidak Cukup untuk Masa Depan Anak Indonesia?\",\"datePublished\":\"2026-09-11T07:31:29+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-11T07:35:11+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/pendidikan.id\\\/news\\\/jaga-nyala-literasi-mengapa-satu-buku-saja-tidak-cukup-untuk-masa-depan-anak-indonesia\\\/\"},\"wordCount\":639,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/pendidikan.id\\\/news\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/pendidikan.id\\\/news\\\/jaga-nyala-literasi-mengapa-satu-buku-saja-tidak-cukup-untuk-masa-depan-anak-indonesia\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/pendidikan.id\\\/news\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/Thumbnail-Mengapa-Satu-Buku-Saja-Tidak-Cukup-untuk-Masa-Depan-Anak-Indonesia.png\",\"keywords\":[\"Budaya Membaca\",\"gerakan literasi\",\"kipin school 4.0\",\"literasi anak\",\"Minat Baca\",\"pendidikan anak\",\"Sumber Bacaan\"],\"articleSection\":[\"Tips-tips Pendidikan\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/pendidikan.id\\\/news\\\/jaga-nyala-literasi-mengapa-satu-buku-saja-tidak-cukup-untuk-masa-depan-anak-indonesia\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/pendidikan.id\\\/news\\\/jaga-nyala-literasi-mengapa-satu-buku-saja-tidak-cukup-untuk-masa-depan-anak-indonesia\\\/\",\"name\":\"Jaga Nyala Literasi: Mengapa Satu Buku Saja Tidak Cukup untuk Masa Depan Anak Indonesia? - Kumpulan Artikel Dan Berita Pendidikan Indonesia Berbasis Tehnologi Digital\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/pendidikan.id\\\/news\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/pendidikan.id\\\/news\\\/jaga-nyala-literasi-mengapa-satu-buku-saja-tidak-cukup-untuk-masa-depan-anak-indonesia\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/pendidikan.id\\\/news\\\/jaga-nyala-literasi-mengapa-satu-buku-saja-tidak-cukup-untuk-masa-depan-anak-indonesia\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/pendidikan.id\\\/news\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/Thumbnail-Mengapa-Satu-Buku-Saja-Tidak-Cukup-untuk-Masa-Depan-Anak-Indonesia.png\",\"datePublished\":\"2026-09-11T07:31:29+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-11T07:35:11+00:00\",\"description\":\"Ilustrasi Kegiatan Literasi dengan 250+ Cerita Anak Mendidik pada Kipin Pernahkah Anda memperhatikan anak yang awalnya sangat bersemangat membaca, tetapi\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/pendidikan.id\\\/news\\\/jaga-nyala-literasi-mengapa-satu-buku-saja-tidak-cukup-untuk-masa-depan-anak-indonesia\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/pendidikan.id\\\/news\\\/jaga-nyala-literasi-mengapa-satu-buku-saja-tidak-cukup-untuk-masa-depan-anak-indonesia\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/pendidikan.id\\\/news\\\/jaga-nyala-literasi-mengapa-satu-buku-saja-tidak-cukup-untuk-masa-depan-anak-indonesia\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/pendidikan.id\\\/news\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/Thumbnail-Mengapa-Satu-Buku-Saja-Tidak-Cukup-untuk-Masa-Depan-Anak-Indonesia.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/pendidikan.id\\\/news\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/Thumbnail-Mengapa-Satu-Buku-Saja-Tidak-Cukup-untuk-Masa-Depan-Anak-Indonesia.png\",\"width\":1024,\"height\":576,\"caption\":\"Mengapa Satu Buku Saja Tidak Cukup untuk Masa Depan Anak Indonesia\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/pendidikan.id\\\/news\\\/jaga-nyala-literasi-mengapa-satu-buku-saja-tidak-cukup-untuk-masa-depan-anak-indonesia\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/pendidikan.id\\\/news\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Jaga Nyala Literasi: Mengapa Satu Buku Saja Tidak Cukup untuk Masa Depan Anak Indonesia?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/pendidikan.id\\\/news\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/pendidikan.id\\\/news\\\/\",\"name\":\"Kumpulan Artikel Dan Berita Pendidikan Indonesia Berbasis Tehnologi Digital\",\"description\":\"Berita perkembangan pendidikan Indonesia dan teknologi digital\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/pendidikan.id\\\/news\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/pendidikan.id\\\/news\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/pendidikan.id\\\/news\\\/#organization\",\"name\":\"Pendidikan.id\",\"url\":\"https:\\\/\\\/pendidikan.id\\\/news\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/pendidikan.id\\\/news\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/pendidikan.id\\\/news\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/11\\\/PID-logobawah-color-500.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/pendidikan.id\\\/news\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/11\\\/PID-logobawah-color-500.png\",\"width\":500,\"height\":549,\"caption\":\"Pendidikan.id\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/pendidikan.id\\\/news\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/pages\\\/Pendidikanid\\\/1524456337833503\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/pendidikandotid\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/pendidikandotid\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UC9x2I5HjtxyzAuxb1m3Jtfg\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/pendidikan.id\\\/news\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4da4887b99bf2baaf339106aaf793f81\",\"name\":\"pendidikan.id\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51958564e59cddfce5cd5aa19c957a0dd025c4615e126c1244d92b382e72fbbf?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51958564e59cddfce5cd5aa19c957a0dd025c4615e126c1244d92b382e72fbbf?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/51958564e59cddfce5cd5aa19c957a0dd025c4615e126c1244d92b382e72fbbf?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"pendidikan.id\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/pendidikan.id\\\/news\\\/author\\\/pendidikan-id\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Jaga Nyala Literasi: Mengapa Satu Buku Saja Tidak Cukup untuk Masa Depan Anak Indonesia? - Kumpulan Artikel Dan Berita Pendidikan Indonesia Berbasis Tehnologi Digital","description":"Ilustrasi Kegiatan Literasi dengan 250+ Cerita Anak Mendidik pada Kipin Pernahkah Anda memperhatikan anak yang awalnya sangat bersemangat membaca, tetapi","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/jaga-nyala-literasi-mengapa-satu-buku-saja-tidak-cukup-untuk-masa-depan-anak-indonesia\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Jaga Nyala Literasi: Mengapa Satu Buku Saja Tidak Cukup untuk Masa Depan Anak Indonesia? - Kumpulan Artikel Dan Berita Pendidikan Indonesia Berbasis Tehnologi Digital","og_description":"Ilustrasi Kegiatan Literasi dengan 250+ Cerita Anak Mendidik pada Kipin Pernahkah Anda memperhatikan anak yang awalnya sangat bersemangat membaca, tetapi","og_url":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/jaga-nyala-literasi-mengapa-satu-buku-saja-tidak-cukup-untuk-masa-depan-anak-indonesia\/","og_site_name":"Kumpulan Artikel Dan Berita Pendidikan Indonesia Berbasis Tehnologi Digital","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/pages\/Pendidikanid\/1524456337833503","article_published_time":"2026-09-11T07:31:29+00:00","article_modified_time":"2026-09-11T07:35:11+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":576,"url":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Thumbnail-Mengapa-Satu-Buku-Saja-Tidak-Cukup-untuk-Masa-Depan-Anak-Indonesia.png","type":"image\/png"}],"author":"pendidikan.id","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@pendidikandotid","twitter_site":"@pendidikandotid","twitter_misc":{"Written by":"pendidikan.id","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/jaga-nyala-literasi-mengapa-satu-buku-saja-tidak-cukup-untuk-masa-depan-anak-indonesia\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/jaga-nyala-literasi-mengapa-satu-buku-saja-tidak-cukup-untuk-masa-depan-anak-indonesia\/"},"author":{"name":"pendidikan.id","@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#\/schema\/person\/4da4887b99bf2baaf339106aaf793f81"},"headline":"Jaga Nyala Literasi: Mengapa Satu Buku Saja Tidak Cukup untuk Masa Depan Anak Indonesia?","datePublished":"2026-09-11T07:31:29+00:00","dateModified":"2026-09-11T07:35:11+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/jaga-nyala-literasi-mengapa-satu-buku-saja-tidak-cukup-untuk-masa-depan-anak-indonesia\/"},"wordCount":639,"publisher":{"@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/jaga-nyala-literasi-mengapa-satu-buku-saja-tidak-cukup-untuk-masa-depan-anak-indonesia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Thumbnail-Mengapa-Satu-Buku-Saja-Tidak-Cukup-untuk-Masa-Depan-Anak-Indonesia.png","keywords":["Budaya Membaca","gerakan literasi","kipin school 4.0","literasi anak","Minat Baca","pendidikan anak","Sumber Bacaan"],"articleSection":["Tips-tips Pendidikan"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/jaga-nyala-literasi-mengapa-satu-buku-saja-tidak-cukup-untuk-masa-depan-anak-indonesia\/","url":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/jaga-nyala-literasi-mengapa-satu-buku-saja-tidak-cukup-untuk-masa-depan-anak-indonesia\/","name":"Jaga Nyala Literasi: Mengapa Satu Buku Saja Tidak Cukup untuk Masa Depan Anak Indonesia? - Kumpulan Artikel Dan Berita Pendidikan Indonesia Berbasis Tehnologi Digital","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/jaga-nyala-literasi-mengapa-satu-buku-saja-tidak-cukup-untuk-masa-depan-anak-indonesia\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/jaga-nyala-literasi-mengapa-satu-buku-saja-tidak-cukup-untuk-masa-depan-anak-indonesia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Thumbnail-Mengapa-Satu-Buku-Saja-Tidak-Cukup-untuk-Masa-Depan-Anak-Indonesia.png","datePublished":"2026-09-11T07:31:29+00:00","dateModified":"2026-09-11T07:35:11+00:00","description":"Ilustrasi Kegiatan Literasi dengan 250+ Cerita Anak Mendidik pada Kipin Pernahkah Anda memperhatikan anak yang awalnya sangat bersemangat membaca, tetapi","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/jaga-nyala-literasi-mengapa-satu-buku-saja-tidak-cukup-untuk-masa-depan-anak-indonesia\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/pendidikan.id\/news\/jaga-nyala-literasi-mengapa-satu-buku-saja-tidak-cukup-untuk-masa-depan-anak-indonesia\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/jaga-nyala-literasi-mengapa-satu-buku-saja-tidak-cukup-untuk-masa-depan-anak-indonesia\/#primaryimage","url":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Thumbnail-Mengapa-Satu-Buku-Saja-Tidak-Cukup-untuk-Masa-Depan-Anak-Indonesia.png","contentUrl":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Thumbnail-Mengapa-Satu-Buku-Saja-Tidak-Cukup-untuk-Masa-Depan-Anak-Indonesia.png","width":1024,"height":576,"caption":"Mengapa Satu Buku Saja Tidak Cukup untuk Masa Depan Anak Indonesia"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/jaga-nyala-literasi-mengapa-satu-buku-saja-tidak-cukup-untuk-masa-depan-anak-indonesia\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Jaga Nyala Literasi: Mengapa Satu Buku Saja Tidak Cukup untuk Masa Depan Anak Indonesia?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#website","url":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/","name":"Kumpulan Artikel Dan Berita Pendidikan Indonesia Berbasis Tehnologi Digital","description":"Berita perkembangan pendidikan Indonesia dan teknologi digital","publisher":{"@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#organization","name":"Pendidikan.id","url":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/PID-logobawah-color-500.png","contentUrl":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/PID-logobawah-color-500.png","width":500,"height":549,"caption":"Pendidikan.id"},"image":{"@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/pages\/Pendidikanid\/1524456337833503","https:\/\/x.com\/pendidikandotid","https:\/\/www.instagram.com\/pendidikandotid","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UC9x2I5HjtxyzAuxb1m3Jtfg"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/#\/schema\/person\/4da4887b99bf2baaf339106aaf793f81","name":"pendidikan.id","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51958564e59cddfce5cd5aa19c957a0dd025c4615e126c1244d92b382e72fbbf?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51958564e59cddfce5cd5aa19c957a0dd025c4615e126c1244d92b382e72fbbf?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51958564e59cddfce5cd5aa19c957a0dd025c4615e126c1244d92b382e72fbbf?s=96&d=mm&r=g","caption":"pendidikan.id"},"url":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/author\/pendidikan-id\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8170","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8170"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8170\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8175,"href":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8170\/revisions\/8175"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8173"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8170"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8170"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pendidikan.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8170"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}