Selasa, Mei 21, 2024
spot_img
BerandaFenomena PendidikanMelek Digital Tanpa Butuh Internet di Daerah 3T

Melek Digital Tanpa Butuh Internet di Daerah 3T

Kolaborasi Kadin dan Kipin dalam suksesi Melek Digital di daerah 3T

Sumber : viva.co.id

Kamar Dagang dan Industri atau Kadin Indonesia bersama Kipin Edutech  sepakat untuk berkolaborasi dalam program-program peningkatkan literasi digital, meningkatkan akses pendidikan dan menciptakan generasi terdidik dan siap menghadapi perkembangan zaman. Termasuk untuk menciptakan program literasi digital, berbagi penelitian, wawasan dan keahlian di bidang pendidikan, hingga menjembatani perusahaan-perusahaan terkait yang tertarik memberikan dampak di bidang pendidikan.

Dilatar belakangi fakta bahwa masih banyak wilayah di Indonesia yang kesulitan menikmati layanan internet, terutama di daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T). Padahal akses internet merupakan kebutuhan penting bagi seluruh lapisan Masyarakat. Namun hal ini dikarenakan kendala aspek geografis dan infrastruktur di Indonesia yang terbatas.

Data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia atau APJII menerangkan bahwa penetrasi internet di Indonesia mencapai 78,19 persen pada 2023 atau menembus 215.626.156 jiwa dari total populasi yang sebesar 275.773.901 jiwa. Karena itu, Kamar Dagang dan Industri atau Kadin Indonesia bersama Kipin Edutech bekerjasama meningkatkan literasi serta kebutuhan pendidikan digital yang tersedia bagi siswa dan sekolah, khususnya di daerah yang belum terjangkau internet dan infrastruktur (3T).

Wakil Ketua Pendidikan dan Kebudayaan Kadin Indonesia Heru Dewanto ingin menekankan pentingnya prinsip gotong-royong yang selaras dengan nilai-nilai nasional Indonesia. Ia menyadari bahwa bagian penting dari pertumbuhan ekonomi adalah memastikan angkatan kerja yang cerdas secara digital dan siap menghadapi masa depan, yang dimulai dari siswa yang melek digital.

Sebab, infrastruktur digital masih dalam tahap pengembangan di banyak wilayah Indonesia. “Kami mengupayakan berbagai inisiatif dan kemitraan untuk berkontribusi terhadap pendidikan berkualitas dan literasi digital bahkan di daerah-daerah terpencil sekali pun,” ungkap Heru, dalam siaran pers, Kamis, 21 September 2023. Sedangkan, Kipin adalah teknologi pendidikan/edutech yang memungkinkan sekolah manapun beralih ke digital hanya dalam 3 menit, bahkan tanpa internet.

Buku Berjenjang pada Kipin

Selain sebagai penyedia fasilitas pembelajaran digital hingga asesmen digital untuk instansi sekolah, Kipin turut mendukung pemerintah dengan menyediakan bacaan literasi mendidik yang menarik untuk anak. Mulai dari 60 lebih buku berjenjang, buku-buku literasi numerasi, hingga 500+ Komik Pendidikan yang semua ini bisa didapatkan dengan mudah dan gratis pada aplikasi Kipin School 4.0 diantara ribuan konten pembelajaran yang tersedia didalamnya.

Kipin telah bermitra dengan banyak perusahaan terkemuka, seperti Bumi Resources, Telkom Indonesia, Astra International, dan Barito Pacific. “Solusi kami sangat memungkinkan ribuan sekolah di daerah pedesaan untuk bertransformasi ke pembelajaran digital berkualitas dengan cara yang terjangkau, bahkan tanpa akses internet,” tutur Chief Business Officer Kipin Edutech Steffina Yuli.

Kedua belah pihak juga menyadari pentingnya mempromosikan literasi digital di daerah-daerah terpencil di Indonesia untuk memberdayakan masyarakat, meningkatkan akses terhadap informasi, mendorong kesiapan masa depan, dan mendorong pembangunan sosial-ekonomi. Sebagai informasi, pada acara ASEAN Youth Agenda Summit 2023, Kipin Edutech menandatangani Letter of Intent for Collaboration (LOI) dengan Kamar Dagang dan Industri/Kadin Indonesia Bidang Pendidikan dan Kebudayaan.

Informasi lebih lanjut:
Email : [email protected]
Chat : http://wa.me/6281233601047
Web : http://kipin.id

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments