Kumpulan Artikel Dan Berita Pendidikan Indonesia Berbasis Tehnologi Digital

KIPIN

Kepala Bidang Pelayanan Perpusda Lamongan: Mencintai KIPIN, Mencintai Perpustakaan, Satu Langkah Menuju Sukses

gerakan literasi sekolah, perpusda lamongan, teknologi edukasi

Membaca adalah kegiatan yang sangat sulit dilakukan, terutama oleh generasi milenial yang cenderung menyukai hal-hal praktis. Menurut penelitian, hanya satu dari 1000 orang di Indonesia yang rutin membaca buku. Kondisi ini layak dianggap sebagai krisis literasi di mana masyarakat sudah kehilangan minat baca, bahkan pada berita yang panjangnya hanya beberapa paragraf sekalipun. Begitulah ungkapan yang dipaparkan oleh Kandam, Kepala Bidang Pelayanan Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Lamongan pada acara Sosialisasi Perpustakaan Digital KIPIN. Acara ini digelar pada Jumat (26/04/2019) di gedung perpustakaan, Jl. Jaksa Agung Suprapto No.65 Lamongan dan dihadiri 50 siswa SD-SMP dari berbagai sekolah di Lamongan.

perpustakaan daerah lamongan, perpusda lamongan

Kandam (tengah) saat acara Sosialisasi Perpustakaan Digital KIPIN ATM.

Menurut Kandam krisis literasi merupakan PR besar tidak hanya bagi pemerintah, namun juga sekolah dan perpustakaan sebagai lembaga pendidikan. Oleh karena itu, Perpusda (Perpustakaan Daerah) Lamongan mengambil langkah maju untuk turut menyelesaikan masalah ini. Beberapa strategi mulai digalakkan, salah satunya yaitu dengan mencanangkan program perpustakan digital. Kandam melihat peluang pada KIPIN ATM sebagai sarana perpustakaan digital yang sangat bermanfaat dan menarik bagi generasi milenial. Hal ini menjadi alasan Kasdam memutuskan untuk menghadirkan KIPIN ATM di Perpustakaan Lamongan melalui program KIPIN Goes to Public Library.

KIPIN ATM merupakan mesin digital yang berisi ribuan konten pembelajaran untuk jenjang SD – SMA/K, terdiri dari buku pelajaran, video pendidikan, latihan soal dan komik literasi. Uniknya, semua konten tersebut dapat didownload ke smartphone secara offline tanpa menggunakan pulsa ataupun kuota internet. Konten yang sudah ada di smartphone nantinya dapat diakses berulang-ulang secara offline pula. Proses ini dinamakan sistem download and go, yang artinya pengguna hanya perlu sekali download dan selanjutnya bisa digunakan dengan bebas.

Kandam menghimbau para siswa untuk semakin sering mengunjungi perpustakaan dan memanfaatkan KIPIN ATM secara maksimal. “Manfaatkan kesempatan ini untuk mendownload materi pelajaran sebanyak-banyaknya dari KIPIN ATM. Datang ke perpustakaan sesering mungkin, lalu download buku, video, latihan soal dan komik sebanyak mungkin secara gratis. Ajak semua teman untuk ke perpustakaan!” ajaknya pada siswa-siswi yang hadir pada acara sosialisasi. Melalui kehadiran KIPIN ATM, Kandam ingin menggugah semangat literasi dan semangat belajar para siswa. “Jika tidak suka membaca atau belajar melalui buku cetak, belajarlah melalui e-book yang ada di dalam KIPIN ATM. Mencintai KIPIN ATM, mencintai perpustakaan itu sama dengan bergerak satu langkah menuju sukses,” ungkapnya.

perpustakaan digital, teknologi edukasi, media pembelajaran digital

Para siswa antusias mengoperasikan KIPIN ATM.

Di akhir acara, Kandam mempersilakan para siswa untuk mencoba mengoperasikan KIPIN ATM. Para siswa terlihat sangat antusias mendownload materi-materi pelajaran yang dibutuhkan, terutama video pendidikan. Selvi Rahma siswa SMPN 2 Lamongan mengaku senang dengan kehadiran KIPIN, karena menyediakan banyak buku, video dan latihan soal yang ia butuhkan untuk belajar. “Saya sering pergi ke perpustakaan untuk mencari bahan belajar, namun hanya ada buku-buku teori saja. Sedangkan saya membutuhkan video dan banyak latihan soal untuk belajar lebih dalam. Semoga KIPIN ATM tidak hanya ada di perpustakaan saja namun juga di sekolah, sehingga kami juga bisa mendapatkan bahan belajar saat berada di sekolah,” jelas Selvi.

Selain KIPIN ATM, strategi perpustakaan digital yang hendak diterapkan oleh Kasdam yakni sistem pinjam-meminjam buku secara online. Artinya, masyarakat dapat memantau stok sekaligus meminjam buku secara online. Sistem ini sangat mempermudah pengunjung untuk mengetahui ketersediaan stok buku dan memesannya terlebih dahulu tanpa harus berjalan ke perpustakaan. Setelah itu, barulah masyarakat bisa berkunjung ke perpustakaan untuk mengambil buku yang telah dipesannya secara online. Kandam berharap dengan diterapkannya program-program perpustakaan digital ini, masyarakat khususnya generasi milenial tidak lagi malas membaca. (wr: lia)

Informasi lebih lanjut tentang KIPIN ATM, kunjungi kipin.id

Most Popular

To Top