Kumpulan Artikel Dan Berita Pendidikan Indonesia Berbasis Tehnologi Digital

Kegiatan Sekolah

Bersama Labschool, Pendidikan.id ingin terapkan digitalisasi untuk program-program pendidikan

(Dari kiri) Ginting Satyana, Presiden Direktur pendidikan.id bersama Alimufi Arief, Kepala Sekolah Labschool saat menyampaikan presentasinya

Zaman terus berubah. Perubahan mesin dan teknologi semakin berkembang, menjadi lebih canggih tapi praktis. Hal ini disampaikan oleh Ginting Satyana, presiden direktur dari tim pendidikan.id. Ia menyampaikan materi mengenai perkembangan zaman ke arah digitalisasi, dalam pertemuan antara pendidikan.id dengan Labschool Surabaya, pada Rabu (14/12/2016) di Gedung Labschool UNESA.

Pertemuan ini bertujuan untuk membahas jalinan kerjasama antara pendidikan.id dengan Labschool Surabaya. Kerjasama yang dimaksud yaitu bersama-sama memanfaatkan teknologi digital untuk kemajuan pendidikan Indonesia. Menurut Ginting, ciri teknologi adalah dapat mengurangi beban manusia dalam menyelesaikan suatu pekerjaan. “Teknologi itu canggih, tapi semakin praktis. Dapat membantu menyelesaikan pekerjaan manusia secara lebih praktis dan efisien,” ucapnya selama materi berlangsung.

Ginting menegaskan bahwa kecanggihan teknologi harus dimanfaatkan sebaik mungkin, salah satunya untuk dunia pendidikan. Ia mengatakan, “Pendidikan seharusnya mampu mengimbangi maraknya digitalisasi saat ini. Caranya, dengan mengaplikasikan teknologi digital itu sendiri pada program-program pendidikan.”

Suasana pertemuan antara pendidikan.id dengan pihak Labschool Surabaya

Contoh konkret penerapan teknologi digital dalam dunia pendidikan telah melekat pada pendidikan.id. Berbagai macam kebutuhan siswa seperti buku, video pembelajaran, dan latihan soal dikemas dalam satu aplikasi digital. “Aplikasi ini dapat diakses melalui website ataupun installed aplication. Anak-anak bisa beajar dengan mudah dan gratis, kapan dan di manapun mereka berada,” ujar Ginting.

Pertemuan yang dihadiri oleh Kepala Sekolah, Direktur, 30 guru dan staf Labschool ini melahirkan kesepakatan kedua pihak, untuk saling bersinergi memanfaatkan teknologi digital di dunia pendidikan. Bentuk kerjasamanya, yakni berupa pembuatan video pembelajaran, penyediaan latihan-latihan soal ujian dan sosialisasi Buku Sekolah Digital (BSD). Pembuatan video pembelajaran tidak melulu dari materi guru di kelas, namun juga kegiatan-kegiatan sekolah yang bisa dijadikan bahan pembelajaran.

Salah satu guru mengajukan pertanyaan saat sesi tanya jawab

Alimufi Arief, Direktur Labschool mengatakan bahwa sebisa mungkin dirinya akan berkontribusi dalam menyediakan bahan-bahan pembelajaran digital. “Semoga pembelajaran digital ini dapat semakin memudahkan tiap siswa di Indonesia dalam belajar. Sehingga manfaat teknologi dapat membawa dampak baik bagi pendidikan Indonesia,” harapnya. (wr/ed: Lia)

Most Popular

To Top