Kumpulan Artikel Dan Berita Pendidikan Indonesia Berbasis Tehnologi Digital

Komik Pendidikan

Girls Jangan Salah Pilih Pria, Hindari Ciri Pria yang Suka Kekerasan untuk Cegah KDRT Bagi Masa Depanmu!

Ciri pria yang suka kekerasan, ciri pria yang wajib dihindari
canva.com

Karena perasaan cinta yang meluap-luap seringkali kita lupa dengan esensi utama berpacaran, yaitu sebagai proses saling mengenal lebih dalam untuk mempersiapkan diri ke jenjang pernikahan. Akibatnya kita menutup mata terhadap perangai buruk pasangan, bahkan yang bersifat fatal sekalipun. Entah karena alasan cinta, kasihan, atau pun karena masih sekedar ingin berpacaran tanpa ada niat untuk serius. Padahal ini adalah persepsi yang salah. Sekali saja kita tercebur ke dalam lumpur dan tidak segera mengentaskan diri, maka tentu lama-lama kita akan tenggelam. Oleh karena itu, mempertimbangkan baik-baik kepribadian pasangan itu sangat penting. Khususnya bagi wanita, sangat penting pula untuk melihat apakah pasangan suka melakukan tindak kekerasan.

cegah KDRT, tips memilih pasangan yang tepat
Ilustrasi pasangan yang sedang berdebat dan terlibat konflik. (sumber: canva.com, photo by Vera Arsic)

Hidup bersama dengan pria yang suka melakukan tindak kekerasan tentu saja akan membuat kita sangat menderita. Tapi faktanya, masih banyak perempuan di Indonesia yang terjebak dalam kasus KDRT (Kekerasan dalam Rumah Tangga) maupun KDP (Kekerasan dalam Pacaran). KOMNAS Perempuan mencatat ada sebanyak 406.178 kasus kekerasan terhadap perempuan yang ditangani selama tahun 2018, naik 14% dari tahun sebelumnya. Jenis kekerasan yang dilakukan beragam, mulai dari kekerasan fisik seperti mencekik, menendang dan memukul, kekerasan mental atau psikis, bahkan hingga berakhir pada pembunuhan.

Berkaca dari kasus-kasus tersebut, apakah kita juga akan mengikuti jejak mereka? Akankah kita menyerahkan masa depan begitu saja kepada pasangan yang tidak tepat? Sebaiknya kita menjadikan masa pacaran untuk membuka mata lebar-lebar terhadap watak dan kepribadian pasangan. Memang tidak semua pasangan menunjukkan perangai buruknya saat masih pacaran, namun berusaha waspada dengan sikap-sikapnya merupakan langkah awal yang baik. Perhatikan beberapa sikap ini pada pasangan.

ciri-ciri pria yang suka melakukan kekerasan, hindari pria dengan sifat kekerasan.
Cuplikan isi cerita wanita yang menerima kekerasan dari pacarnya pada komik digital ‘Girl, Jangan Salah Pilih!’

Pertama, sikap posesif, mengekang dan cenderung mengatur secara berlebihan. Misalnya suka menelepon setiap menit, dan marah-marah jika tidak dibalas dengan cepat. Pasangan cemburu atau iri berlebihan lalu membatasi hubungan kita dengan orang-orang di sekitar kita, entah lawan jenis, teman sesama jenis, bahkan keluarga. Semua yang kita lakukan dari hal kecil hingga besar, harus dengan seizin dan sesuai dengan kemauan pasangan. Jika tidak, maka ujung-ujungnya ia akan kembali marah-marah.

Sikap lainnya yaitu hipersensitif dan marah-marah saat ia dihina atau diperlakukan buruk, namun ia justru suka menghina dan kasar terhadap kita. Perkataan tajam merupakan kekerasan secara verbal yang menyebabkan tekanan mental atau psikis. Saat pacaran mungkin hanya beberapa kali saja ia melakukannya, karena jarang untuk saling bertemu. Namun saat hidup berumahtangga, pasangan hidup bersama setiap hari yang artinya kemungkinan ia melakukan kekerasan ini pun semakin bertambah.

komik literasi komik edukasi sosial, sosialisasi cegah KDRT
Cover komik edukasi sosial ‘Girl, Jangan Salah Pilih!’

Segala hal yang tidak disukainya selalu berujung marah-marah. Yang perlu diperhatikan lagi, apabila ia sering mengancam akan melakukan tindak kekerasan saat marah. Misalnya, “lihat saja, aku akan mematahkan lehermu!”. Mungkin pada akhirnya ia akan meralat perkataannya dengan berkata bahwa ia bercanda, namun tingkat emosi yang ditunjukkan itu sudah mencerminkan bahwa ia berpotensi untuk melakukan kekerasan. Awalnya memang hanya marah dan mengancam, lalu minta maaf. Namun ingat, sesuatu yang dilakukan secara terus menerus akan menjadi hal yang dianggap biasa, lalu level keparahannya perlahan akan selalu meningkat. Tidak heran jika esok ia dapat benar-benar mematahkan leher kita.

Nah agar lebih memahami tentang kekerasan pasangan dan bagaimana cara menyikapinya, kita bisa membaca kisah Tasya melalui komik edukasi sosial “Girl, Jangan Salah Pilih!”. Tasya merupakan tokoh dari kisah fiktif yang diceritakan dalam komik ini, yang kerap menerima tanda-tanda kekerasan dari pacarnya. Melalui pengalaman Tasya, kita dapat belajar untuk selalu waspada terhadap keputusan dalam memilih pria yang tepat sebagai pendamping hidup kelak. Yuk, kunjungi komik.pendidikan.id untuk membaca lengkapnya!

Most Popular

To Top