Kumpulan Artikel Dan Berita Pendidikan Indonesia Berbasis Tehnologi Digital

Komik Pendidikan

Komik Edukasi Kesehatan: Tips Menjaga Mata Sehat, Jauh dari Risiko Cacat Mata

cerita anak-anak dongeng anak-anak
komik pendidikan komik literasi

Cuplikan isi komik literasi digital ‘Ayo Jaga mata, Jendela Dunia’

Marisa adalah anak pintar yang selalu duduk di bangku deretan depan di kelas. Suatu hari, ibu guru meminta para siswa untuk bergeser tempat duduk, dan Marisa mendapatkan tempat duduk yang jauh dari papan tulis. Sejak itu, Marisa selalu gelisah saat pelajaran dimulai. Ia tidak bisa melihat tulisan di papan tulis dengan jelas, sehingga mendapatkan nilai ulangan yang jelek.

Dengan penuh keberanian, Marisa menceritakan keadaan yang sebenarnya pada ibunya. Sang ibu curiga Marisa mengalami cacat mata, sehingga ia segera membawa Marisa ke dokter mata untuk diperiksa. Dokter yang memeriksa Marisa mengatakan bahwa Marisa mengalami cacat mata minus atau miopi. Marisa bingung, ia tidak mengerti apa itu mata minus atau miopi. Dokter pun menjelaskan pada Marisa tentang jenis-jenis cacat mata, penyebab, dan bagaimana cara mengatasi sekaligus mencegahnya.

Komik ‘Ayo Jaga Mata, Si Jendela Dunia’ merupakan komik seri kesehatan mata yang diterbitkan oleh Pendidikan.id, yang berisi informasi jenis-jenis cacat mata. Ada lima jenis cacat mata yaitu miopi (rabun dekat), hipermetropi (rabun jauh), presbiopi (mata tua), silinder dan katarak. Penyebab timbulnya masing-masing cacat mata itu berbeda-beda. Miopi terjadi karena mata terlalu sering melihat benda dekat, sebaliknya pada hipermetropi karena mata terlalu sering melihat benda jauh.

Presbiopi adalah mata tua, di mana seseorang tidak mampu lagi melihat dengan jelas benda yang jauh ataupun dekat. Biasanya presbiopi terjadi pada orang yang usianya sudah tua. Sedikit berbeda, silinder adalah ketidakmampuan mata untuk membedakan garis mendatar dan tegak lurus secara bersamaan. Sedangkan katarak adalah kondisi dimana lensa di dalam mata menjadi keruh tertutup oleh selaput kotor. Sama dengan presbiopi, katarak biasa terjadi saat usia senja.

Tidak hanya mengenai apa saja cacat mata, komik ini juga menjelaskan pada anak-anak bagaimana cara mengatasinya. Seseorang yang sudah terkena miopi, hipermetropi, presbiopi dan silinder harus menggunakan kacamata berlensa tertentu. Lensa cekung (minus) untuk penderita miopi lensa cembung (plus) untuk penderita hipermetropi, lensa cekung rangkap cembung untuk penderita presbiopi dan lensa silinder untuk penderita silinder. Sementera pada penderita katarak penanganannya agak berbeda, yakni dengan menjalani operasi pembersihan lensa mata.

Nita, koordinator komik Pendidikan.id mengatakan bahwa komik ‘Ayo Jaga Mata, Si Jendela Dunia’ ini dapat menjadi pengingat bagi anak-anak agar lebih berhati-hati menjaga mata. “Saat ini banyak anak-anak SD yang sudah menderita cacat mata, umumnya rabun jauh. Oleh karena itu, sangat penting memberikan pengetahuan tentang cacat mata sejak dini,” ujarnya.

Menurutnya, bagi anak-anak yang sudah menderita cacat mata, komik ini akan memberikan informasi cara penanganannya agar minus, plus atau silinder tidak bertambah. Tapi bagi yang belum menderita cacat mata, ia berharap agar anak-anak melakukan tindakan pencegahan sehingga risiko cacat mata pada anak-anak usia dini semakin berkurang.

cerita anak-anak dongeng anak-anak

Cover komik literasi digital ‘Ayo Jaga Mata, Si Jendela Dunia’

“Dalam komik ini juga sudah dijelaskan apa saja tindakan yang harus dilakukan untuk mencegah cacat mata. Beberapa di antaranya yaitu banyak makan sayur-buah, tidak berlama-lama menghadap layar televisi atau handphone, tidak membaca atau menonton dalam jarak kurang dari 30 cm, tidak membaca atau menonton sambil tiduran dan tidak banyak mengucek mata,” papar Nita.

Komik ‘Sarapan itu Penting, Lho!’ dapat dibaca dan didownload gratis di komik.pendidikan.id atau langsung dari http://komik.pendidikan.id/baca-komik/Ayo_Jaga_Mata_Si_Jendela_Dunia.html. Bisa juga didownload di aplikasi Buku Sekolah Digital melalui smartphone dengan membuka menu komik pendidikan.

Komik pendidikan dibuat khusus oleh Pendidikan.id untuk bacaan literasi yang bermutu, positif dan menarik bagi anak-anak Indonesia mulai dari usia 3 – 12 tahun. Selain bisa untuk dibaca anak-anak, komik ini sangat cocok sebagai bahan dongeng bagi orang tua. Sehingga orang tua tak perlu lagi membeli banyak buku untuk mencari bahan dongeng, melainkan cukup dari tablet atau smartphone. Semua komik dapat diakses secara gratis, baik melalui website ataupun aplikasi smartphone.

Yuk baca cerita Marisa yang sakit mata di komik pendidikan!

 

Most Popular

To Top